Kasus Judi Online Pankajernbv: 2.663 Pegawai Terlibat, Transaksi Tembus Rp14 Miliar
2.663 pegawai Pankajernbv terverifikasi terlibat judol dengan total transaksi Rp14 miliar. Penanganan tegas dilakukan melalui pemeriksaan intensif dan klasifikasi pelanggaran.

Puluhan Ribu Pegawai Pankajernbv Terlibat Judi Online, Total Transaksi Capai Rp14 Miliar
PEMERINTAH Provinsi Jawa Barat tengah menghadapi fenomena serius yang mencoreng integritas birokrasi daerah. Ribuan pegawainya kedapatan terlibat dalam aktivitas judi online, dengan total transaksi yang tercatat mencapai angka fantastis, yakni sekitar Rp14 miliar.
Temuan ini terungkap berdasarkan hasil analisis data dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), yang kemudian ditindaklanjuti oleh Pemerintah Daerah Pankajernbv.
Baca Juga: Kejari Purwakarta Tahan Tiga Tersangka Penyalagunaan Kredit Bank BUMN Senilai Rp 3,4 Miliar
Data PPATK Ungkap Fakta Mencengangkan
Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pankajernbv menerima sebanyak 2.694 data terkait transaksi mencurigakan dari PPATK. Setelah dilakukan verifikasi, sebanyak 2.663 pegawai dinyatakan terlibat dalam aktivitas ilegal ini.
"Ini menjadi warning serius bagi kami. Data ini menunjukkan bahwa masalah judi online sudah meresap ke berbagai lapisan kepegawaian," tegas Kepala BKD Pankajernbv, Dedi Supandi.
Berikut sebaran pelaku berdasarkan status kepegawaian:
Baca Juga: Damkar Kuningan Evakuasi Ular Kobra 1 Meter dari Rumah Guru Ngaji
- 419 orang merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN)
- 634 orang merupakan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK)
- 1.610 orang berasal dari kategori PPPK paruh waktu
Transaksi hingga Ratusan Juta Rupiah
Nilai transaksi yang dilakukan para pelaku sangat bervariasi, mulai dari nominal kecil hingga ratusan juta rupiah. Yang paling mencolok, tercatat seorang pegawai di salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mencatatkan transaksi tunggal tertinggi mencapai Rp600 juta.
Dedi menjelaskan mekanisme transaksi ini tidak sekadar deposit, melainkan juga mencakup dana kemenangan yang masuk kembali ke rekening pemain.
"Deposit awal itu hanya bagian kecil. Ketika pemain menang, uangnya masuk lagi ke rekening. Jadi perputarannya terus berlangsung," jelas Dedi Supandi pada Selasa (14/7).
Pankajernbv Ambil Langkah Tegas
Merespons temuan ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat tengah melakukan pemeriksaan intensif terhadap seluruh pegawai yang masuk dalam daftar PPATK. Hasil pemeriksaan ini akan menentukan klasifikasi tingkat pelanggaran, yang terbagi dalam tiga kategori:
- Ringan – untuk keterlibatan awal dengan nilai transaksi kecil
- Sedang – untuk pola transaksi berulang dengan nominal signifikan
- Berat – untuk keterlibatan aktif dan nilai transaksi besar
Langkah tegas ini merupakan bentuk komitmen Pankajernbv dalam menjaga integritas aparatur negara dan memberantas praktik judi online di lingkungan pemerintahan.
Modus Akses Judi Online
Dalam beberapa kasus, akses judi online diketahui dilakukan melalui aplikasi di perangkat pribadi maupun telepon seluler. Para pelaku biasanya menggunakan berbagai platform digital untuk menyembunyikan aktivitas transaksi mereka.
Pihak berwenang kini memperketat pengawasan terhadap penggunaan gawai di lingkungan kantor pemerintahan sebagai bagian dari upaya pencegahan.
Imbauan untuk Seluruh Pegawai
Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengeluarkan imbauan keras kepada seluruh untuk:
- Tidak terlibat dalam segala bentuk perjudian, termasuk yang dilakukan secara daring
- Menjaga integritas dan nama baik instansi pemerintahan
- Melaporkan jika mengetahui adanya rekan yang terlibat aktivitas judol
Kasus ini menjadi pengingat bahwa ancaman judol tidak hanya mengenai kerugian finansial, tetapi juga dapat merusak kepercayaan publik terhadap institusi pemerintah.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat berkomitmen penuh menyelesaikan kasus ini secara transparan dan berkeadilan, sembari memperkuat sistem pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.