Kasus 7 Motor Hilang di Parkir Resmi Konser Tritan Point Bandung
Tujuh pengunjung konser di Tritan Point Bandung kehilangan motor di parkir resmi acara. Polisi menerima 7 laporan kehilangan dan sedang melakukan penyelidikan, korban berencana mediasi.

Pada Sabtu (30/5/2026), tujuh pengunjung konser di Tritan Point, Panyileukan, Kota Bandung, mengalami malam yang mengecewakan saat 7 sepeda motor hilang tanpa jejak di area parkir resmi konser Tritan Point. Setiap korban telah membayar biaya parkir dan menerima tiket parkir saat memasuki lokasi.
Latar Kejadian Awal Kehilangan Kendaraan
Salah satu korban, Najhan Muzakki (23), mengungkapkan bahwa dirinya dan enam korban lain baru menyadari motor hilang ketika hendak meninggalkan lokasi konser. Menurutnya, kunci motor sempat tertinggal di kendaraan, namun ia menilai petugas parkir memiliki tanggung jawab menjaga keamanan karena area tersebut merupakan parkir resmi berbayar.
"Kebetulan kunci saya ketinggalan. Karena sudah bayar parkir dan di tempat resmi, harusnya diamankan oleh petugas," ujar Najhan kepada awak media Senin (1/6/2026).
Najhan juga menyoroti kurangnya petugas parkir yang berjaga ketika pengunjung mulai keluar dari area konser, yang menurutnya membuat kendaraan bisa dengan mudah dibawa keluar tanpa pengawasan.
Langkah Awal Penanganan Kehilangan Motor
Setelah mengetahui motor hilang, para korban langsung mendatangi pos polisi di sekitar lokasi acara. Di sana, mereka menemukan sekitar 15 hingga 20 motor yang diamankan petugas, namun kendaraan milik tujuh korban tidak ada di lokasi tersebut.
Para korban kemudian diarahkan untuk membuat laporan kehilangan di Polsek Panyileukan. Salah satu korban sempat melacak motornya menggunakan GPS pada hari kedua setelah kejadian, dan meminta pendampingan petugas untuk mendatangi titik lokasi yang terdeteksi. Namun, respons petugas dinilai kurang cepat, sehingga ketika lokasi didatangi dua jam kemudian, motor tersebut sudah tidak berada di tempat.
Pernyataan Resmi Kepolisian
Kapolsek Panyileukan AKP Bambang Haryono membenarkan adanya laporan kehilangan motor dari pengunjung konser di Tritan Point. Dia menyebut total ada tujuh laporan polisi yang telah diterima terkait insiden ini.
Menurut Bambang, sebagian kendaraan yang hilang tidak dalam kondisi terkunci stang, bahkan ada yang masih menyisakan kunci di motor. Selama konser berlangsung, petugas polisi sempat mengamankan puluhan motor yang ditemukan dalam kondisi tidak terkunci stang dan dengan kunci masih menggantung.
"Hari pertama kita amankan sekitar 90 motor, hari kedua 60-70 motor. Untuk yang 7 ini anggota masih bergerak di lapangan," tuturnya.
Saat ini, polisi masih melakukan pemetaan dan penyelidikan untuk mencari keberadaan kendaraan yang hilang tersebut.
Rencana Mediasi Masa Depan
Para korban saat ini berencana mengajukan mediasi yang melibatkan kepolisian, pengelola parkir, penyelenggara acara, dan korban untuk mencari solusi atas hilangnya kendaraan di area parkir resmi tersebut. Mediasi ini diharapkan dapat menyelesaikan masalah dan memberikan kompensasi yang layak bagi para korban yang mengalami kerugian.