Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Kapolda Jabar: Arus Mudik 2026 Jabar Ramai Lancar Terkendali

Jabar · Oleh Salsa Maharani ·

Kapolda Jabar menyatakan arus mudik 2026 di Jawa Barat tetap ramai lancar terkendali meski ada lonjakan volume kendaraan, dengan langkah antisipatif yang telah diambil.

Kapolda Jabar: Arus Mudik 2026 Jabar Ramai Lancar Terkendali

Kapolda Jabar Pantau Langsung Pengamanan Arus Mudik 2026

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan melakukan pemantauan langsung terhadap Pos Terpadu Operasi Ketupat Lodaya 2026 di Rest Area KM 57 pada Kamis, 19 Maret 2026 petang. Operasi Ketupat Lodaya sendiri merupakan program tahunan kepolisian untuk mengamankan arus mudik masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri, dengan fokus pada pengaturan lalu lintas dan pencegahan kecelakaan fatal.

Lonjakan Volume Kendaraan Tetap Terkendali

Kapolda Rudi Setiawan mengakui bahwa terjadi peningkatan volume kendaraan pada jam-jam puncak perjalanan mudik, yakni pukul 07.00–08.00 WIB dan 21.00–00.00 WIB, dengan fluktuasi jumlah kendaraan mencapai 3.000 hingga 4.000 unit per periode. Meskipun demikian, situasi lalu lintas masih berada dalam kondisi terkendali sehingga belum diperlukan penerapan rekayasa lalu lintas seperti contraflow maupun one-way secara luas di seluruh wilayah Jawa Barat.

Lonjakan signifikan arus kendaraan mulai teramati sejak 17 dan 18 Maret 2026, dengan volume kendaraan yang datang dari arah Jakarta menuju Karawang dan wilayah Jawa Barat lainnya meningkat hingga mencapai sekitar 8.000 unit per jam. Untuk mengatasi peningkatan ini dan mencegah kepadatan yang parah, jajaran kepolisian telah mengambil langkah antisipatif yang cepat dan terukur, antara lain:

Kondisi Lalu Lintas Masih Aman dan Lancar

Hingga pantauan terakhir pada pukul 17.36 WIB, arus lalu lintas di seluruh wilayah Jawa Barat masih dalam kategori ramai lancar, serta dalam kondisi aman dan terkendali. Selain itu, Polda Jawa Barat juga memastikan bahwa selama periode pelaksanaan arus mudik hingga saat ini, tidak terjadi kejadian kecelakaan lalu lintas fatal yang menimbulkan korban jiwa. Hal ini menunjukkan sinergi dan koordinasi antar instansi kepolisian, dinas perhubungan, dan pihak terkait dalam pengamanan terpadu berjalan dengan optimal.

Kapolda juga menambahkan bahwa langkah-langkah antisipatif yang diambil tidak hanya bertujuan untuk mengatur lalu lintas, tetapi juga untuk memberikan layanan kepada masyarakat yang mengalami kesulitan selama perjalanan, seperti bantuan kendaraan bermasalah atau informasi rute alternatif.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Jabar juga mengimbau kepada seluruh masyarakat yang melaksanakan perjalanan mudik untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas, menjaga kondisi fisik selama perjalanan, serta memanfaatkan fasilitas rest area dan pos pelayanan yang telah disediakan demi keselamatan bersama selama melakukan perjalanan. Ia juga menyarankan untuk melakukan pemeriksaan kendaraan sebelum berangkat untuk mencegah terjadinya kerusakan di tengah perjalanan.

Baca juga: 1.200 Personel Diterjunkan untuk Operasi Ketupat Lodaya di Polresta Cirebon