Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

KAI Hentikan Sementara Perjalanan KA Siliwangi Pasca Gempa 3,5 Cianjur

Jabar · Oleh Raka Permana ·

PT KAI Daop 2 Bandung menghentikan sementara perjalanan KA Siliwangi imbas gempa 3,5 magnitudo di Cianjur. Petugas memeriksa jalur kereta sebelum perjalanan kembali normal sesuai SOP.

KAI Hentikan Sementara Perjalanan KA Siliwangi Pasca Gempa 3,5 Cianjur

Latar Belakang Gempa Cianjur

Pada Sabtu (6 Juni 2026), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa tektonik berkekuatan 3,5 magnitudo yang mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Gempa terjadi pada pukul 19.57 WIB, dengan pusat gempa berada di darat 11 kilometer barat daya Cianjur dan kedalaman 7 kilometer. Getaran akibat gempa ini terasa di beberapa wilayah sekitar, termasuk Kota Sukabumi.

Tindakan Darurat KAI Daop 2 Bandung

Seiring dengan terjadinya gempa, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 2 Bandung menerapkan langkah darurat dengan menghentikan sementara perjalanan KA Siliwangi rute Cipatat-Sukabumi. Keputusan diambil di petak jalan Ciranjang-Cianjur pukul 20.11 WIB, sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku untuk memastikan keamanan penumpang dan sarana prasarana perkeretaapian. Manager Humas KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menjelaskan bahwa penghentian sementara perjalanan kereta adalah langkah wajib setiap kali terjadi gempa di wilayah lintasan operasional.

"Sesuai SOP ketika terjadi gempa seluruh kereta api yang sedang berjalan dihentikan terlebih dahulu untuk dilakukan pemeriksaan memastikan keamanan perjalanan," ujar Kuswardojo dikutip dari laporan Antara.

Selama proses pemeriksaan, petugas KAI secara rutin memberikan informasi terkait perkembangan situasi kepada seluruh penumpang yang berada di rangkaian kereta. Mereka diimbau untuk tetap berada di tempat duduk masing-masing hingga proses pemeriksaan selesai dan perjalanan diizinkan kembali.

Perjalanan Kembali Normal

Setelah dilakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap sejumlah titik jalur kereta di wilayah Ciranjang-Cianjur, KAI mengkonfirmasi bahwa lintasan aman untuk dilalui. KA Siliwangi 345 akhirnya bisa berangkat kembali dari Stasiun Cianjur pukul 20.52 WIB, tepat 41 menit setelah penghentian sementara. Kuswardojo menambahkan bahwa pemeriksaan dilakukan untuk memastikan tidak ada kerusakan struktural pada rel, jembatan, atau fasilitas perkeretaapian lainnya akibat getaran gempa. Hanya setelah semua titik lolos pemeriksaan, perjalanan kereta diizinkan untuk dilanjutkan.

Gambar Pemeriksaan Jalur Kereta

Gambar yang terlampir menunjukkan sekelompok petugas KAI sedang melakukan pemeriksaan jalur kereta di sejumlah titik di wilayah Cianjur. Mereka memeriksa kondisi rel dan fasilitas pendukung lainnya untuk memastikan tidak ada dampak gempa yang dapat mengganggu operasional perkeretaapian. Foto diambil oleh Ahmad Fikri dan disebarkan oleh ANTARA.

Penutup

Langkah KAI dalam menghentikan perjalanan sementara ini diterima dengan baik oleh penumpang, karena dianggap sebagai langkah yang tepat untuk menjamin keamanan. Banyak penumpang mengapresiasi upaya petugas dalam memberikan informasi secara transparan selama proses pemeriksaan. Hingga saat ini, KAI masih memantau kondisi cuaca dan aktivitas gempa di wilayah Cianjur untuk memastikan operasional perkeretaapian tetap berjalan lancar dan aman.