Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Kabupaten Bandung Catat 7 Kebakaran Lahan dalam 8 Bulan, Polusi Asap Menjamu Warga Sekitar

Bandung · Oleh ·

Kabupaten Bandung catat 7 kebakaran lahan dalam 8 bulan pertama 2026, tertinggi ketiga di Jawa Barat setelah Sumedang dan Majalengka. total 87 hektar lahan terdampak dari 79 kejadian.

Kabupaten Bandung Catat 7 Kebakaran Lahan dalam 8 Bulan, Polusi Asap Menjamu Warga Sekitar

Partikel tebal menyelimuti langit回收区 saat musim kemarau tiba. Para aktivis lingkungan mencatat naiknya kasus kebakaran lahan bukan sekadar angka statistik. Bagi anak muda Bandung yang gemar mendaki dan menghabiskan waktu di dataran tinggi, ancaman asap menjadi momok yang mengganggu aktivitas outdoor.

Provinsi Jawa Barat mencatatkan 79 kejadian kebakaran hutan dan lahan sepanjang paruh pertama 2026. Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat menunjukkan 86 titik tersebar di berbagai kecamatan dengan total luasan terdampak mencapai 87 hektare. Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.

Kabupaten Bandung masuk dalam daftar lima besar wilayah dengan kejadian tertinggi._REGION_ Kabupaten Bandung mencatat tujuh kebakaran sepanjang periode Januari hingga awal Agustus 2026. Angka ini menempatkan Bandung diurutan ketiga setelah Sumedang dengan 14 kejadian dan Majalengka dengan 10 kejadian.

Baca Juga: Wahyu Nugroho Pecah Telor di SS600 ARRC Mandalika, Raih Kemenangan Perdana dari Grid ke-3

Puluhan kejadian kebakaran di berbagai wilayah Jawa Barat dalam delapan bulan terakhir menjadikan isu ini layak mendapat perhatian lebih dari generasi muda. 88 Kebakaran Lahan Terjadi di Kabupaten Bandung hingga Juli 2026 mencatat bahwa kebakaran lahan bukan fenomena baru bagi wilayah ini.

Dari 87 hektare lahan yang terdampak secara keseluruhan, mayoritas berupa padang rumput kering dan vegetasi ringan. Namun satu kejadian mencuri perhatian publik. Kebakaran di kawasan Alun-Alun Barat Suryakencana, Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) pada awal Agustus menyisakan cerita berbeda.

Titik api menjalar hingga radius 5 meter dari kawasan Sabana Edelweiss, zona vegetasi langka yang menjadi habitat tanaman endemik pegunungan. Tim gabungan dari petugas Resor PTN Gunung Putri, Masyarakat Mitra Polhut, dan para relawan bergerak cepat memadamkan kobaran api.

Baca Juga: 257.000 Liter Air Bersih Disalurkan ke 30.021 Jiwa Terdampak Kekeringan di 19 Kecamatan Tasikmalaya

"Berkat respons cepat dan kerja sama seluruh pihak, api berhasil dipadamkan sehingga tidak meluas ke area lain di sekitarnya," tutur Kepala Balai Besar TNGGP Sadtata Noor Adirahmanta.

Api di kawasan taman nasional ini berhasil dijinakkan sebelum melahap vegetasi berkayu yang lebih tebal. total area yang terdampak di titik tersebut diperkirakan seluas 1 hektare.

Untuk konteks perbandingan, Api Membakar 2 Hektare Hutan Jati Perhutani di Cirebon menunjukkan bahwa kebakaran di kawasan hutan produksi juga marak terjadi. Floranya berbeda, tapi pola dan tantangannya serupa.

Yang membedakan kebakaran di kawasan konservasi adalah nilai ekologis objek yang hampir hilang. Sabana Edelweiss hanya tumbuh di dataran tinggi tertentu di Pulau Jawa dan menjadi simbol pelestarian alam yang digaungkan banyak komunitas pendaki muda.

Sumedang memimpin dengan 14 kejadian, diikuti Majalengka 10 kejadian, dan Bandung 7 kejadian. Kabupaten Sukabumi serta Cirebon masing-masing mencatatkan enam kebakaran. Purwakarta dan Cianjur sama-sama mengalami lima kejadian.

Dengan angka-angka ini, pertanyaan yang layak ditanyakan bukan lagi apakah api akan menyala lagi, melainkan sudah sejauh apa upaya pencegahan yang melibatkan generasi muda sebagai garda terdepan deteksi dini.