Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Jumat Curhat Pasirtanjung: Polisi Humanis Jaga Kamtibmas Jelang Ramadhan

Jabar · Oleh Tasya Oktaviani · · Diperbarui 2 Maret 2026

Kegiatan Jumat Curhat di Desa Pasirtanjung Cikarang Pusat diadakan polisi untuk bangun komunikasi dengan warga, menjaga ketertiban jelang Ramadhan dengan pendekatan humanis.

Jumat Curhat Pasirtanjung: Polisi Humanis Jaga Kamtibmas Jelang Ramadhan

Pada Jumat, 20 Februari 2026, perempatan Kampung Patola di Desa Pasirtanjung, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menjadi lokasi kegiatan Jumat Curhat yang diadakan oleh jajaran kepolisian setempat. Acara ini bukan hanya sebuah forum untuk menyampaikan imbauan keamanan, melainkan ruang perjumpaan hangat yang bertujuan membangun kanal komunikasi terbuka dan konstruktif antara aparat kepolisian dan warga masyarakat.

Tujuan Forum Dialog untuk Harmoni Kamtibmas

Kegiatan Jumat Curhat ini dipimpin langsung oleh Bhabinkamtibmas Desa Pasirtanjung, IPDA Wowo Sundawa, dan didampingi oleh AIPDA Nurfriyono. Berbeda dengan pendekatan penegakan hukum yang seringkali terasa formal, tim kepolisian menggunakan gaya komunikasi yang persuasif dan humanis. Mereka tidak hanya menyampaikan arahan terkait ketertiban umum, tetapi juga mendengar secara seksama aspirasi serta dinamika sosial yang berkembang di lingkungan setempat. Dalam diskusi ini, terungkap bahwa konsep keamanan tidak semata-mata urusan penegakan hukum semata, melainkan sebuah proses kolaboratif yang membutuhkan partisipasi aktif dari semua pihak. Tanpa kerja sama yang erat antara aparat dan masyarakat, upaya menjaga ketertiban dan keamanan akan sulit untuk tercapai secara berkelanjutan.

Imbauan Pencegahan Kegiatan Kriminal Jelang Ramadhan

Menjelang kedatangan bulan suci Ramadhan, jajaran kepolisian juga menekankan pentingnya meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan ketertiban umum, terutama tindak pencurian kendaraan bermotor yang sering meningkat menjang bulan suci. IPDA Wowo Sundawa menyampaikan sejumlah langkah preventif yang dapat diambil oleh warga untuk melindungi properti mereka:

Ia juga menekankan pentingnya deteksi dini dan respons cepat dalam menangani potensi gangguan kamtibmas. Warga diimbau untuk tidak ragu menyampaikan informasi yang berpotensi mengganggu ketertiban kepada Bhabinkamtibmas setempat atau melalui layanan darurat 110.

"Keamanan yang kokoh lahir dari kepedulian dan komunikasi yang terjalin dengan baik," ujar IPDA Wowo Sundawa dalam penyampaiannya.

Respons Positif yang Membangun Kepercayaan Publik

Respons warga terhadap kegiatan Jumat Curhat ini terbilang sangat positif. Sebagian besar peserta mengapresiasi kehadiran aparat kepolisian di tengah lingkungan mereka, yang dianggap sebagai bentuk perhatian dan keterbukaan dalam melayani masyarakat. Banyak warga yang mengungkapkan bahwa kegiatan ini membuat mereka merasa lebih dekat dengan aparat kepolisian, sehingga lebih percaya untuk melaporkan potensi gangguan keamanan. Forum dialog ini dinilai mampu mempererat kepercayaan publik terhadap aparat kepolisian, sekaligus menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa menjaga ketertiban dan keamanan adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya beban aparat keamanan. Banyak warga yang mengungkapkan harapan agar kegiatan serupa dapat diadakan secara rutin di masa depan, untuk terus membangun komunikasi yang lebih baik antara polisi dan masyarakat.

Transformasi Pelayanan Kepolisian Menuju Harmoni Sosial

Kegiatan Jumat Curhat di Desa Pasirtanjung ini juga menjadi cerminan dari transformasi pelayanan kepolisian yang lebih dialogis dan partisipatif. Dulu, pelayanan kepolisian seringkali terasa formal dan jauh dari masyarakat, tetapi saat ini, aparat kepolisian berusaha untuk lebih dekat dengan warga melalui kegiatan semacam ini. Melalui interaksi yang hangat dan solutif, diharapkan terbangun harmoni sosial yang berkelanjutan di Desa Pasirtanjung. Hal ini akan membuat desa tersebut tetap menjadi ruang hidup yang aman, tertib, dan penuh kebersamaan, khususnya dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadhan yang sarat makna dan spiritualitas.