Jalur Puncak-Cianjur Siaga! Volume Kendaraan Melonjak, Rekayasa Lalu Lintas Siap Diberlakukan
Puncak-Cianjur siaga! Lonjakan kendaraan 250 unit/menit, dominasi Jabodetabek. Rekayasa lalu lintas disiapkan, sistem satu arah diberlakukan. Cek update sebelum melintas!

Lonjakan Kendaraan di Jalur Puncak-Cianjur, Polisi Terapkan Rekayasa Lalu Lintas
Cianjur, Jawa Barat – Peningkatan signifikan volume kendaraan terpantau di sepanjang jalur utama Puncak-Cianjur menjelang libur akhir tahun. Data terbaru dari aparat keamanan setempat menunjukkan, dominasi kendaraan berpelat nomor Jabodetabek mencapai angka mencengangkan, yakni sekitar 250 unit kendaraan roda empat per menit yang melintas.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Cianjur, Inspektur Polisi Dua Ika Cakra, menjelaskan bahwa lonjakan ini telah diantisipasi dengan koordinasi lintas wilayah. "Jumat pagi telah diberlakukan sistem satu arah dari Bogor ke Cianjur karena volume kendaraan mulai meningkat. Selang satu jam, jalur kembali dibuka normal dari kedua arah dan hal yang sama dilakukan pada petang melihat situasi," ujarnya.
Perbandingan volume kendaraan cukup drastis. Jika pada hari biasa volume kendaraan roda empat berkisar 50-70 unit per menit dan roda dua sekitar 150-200 unit per menit, pada masa liburan ini angka tersebut melonjak lima kali lipat untuk kendaraan roda empat, dan lebih dari 500 unit untuk roda dua, dengan tujuan utama berbagai destinasi wisata di Puncak dan Cipanas.
Strategi Penguraian Kemacetan
Untuk mengatasi potensi kemacetan parah, kepolisian telah menyiapkan berbagai rekayasa lalu lintas dan pengerahan personel secara optimal. Beberapa langkah yang diambil meliputi:
- Pemberlakuan Sistem Satu Arah: Rekayasa ini diterapkan secara situasional, baik dari Bogor menuju Cianjur maupun sebaliknya, tergantung kepadatan lalu lintas.
- Pengarahan ke Jalur Alternatif: Pengendara diarahkan ke jalur-jalur alternatif yang tersedia guna mendistribusikan volume kendaraan dan mencegah penumpukan di jalur utama.
- Penjagaan Ketat di Titik Rawan: Puluhan petugas ditempatkan di pos pengamanan serta secara
pagar betisdi persimpangan rawan seperti pertigaan Hanjawar, Cibodas, dan Pasar Cipanas. Hal ini bertujuan untuk memastikan kelancaran dan keamanan arus kendaraan, khususnya yang menuju destinasi wisata.
"Kami juga menyiapkan sejumlah rekayasa arus ketika terjadi antrean panjang kendaraan termasuk sistem satu arah menuju Bogor dan seterusnya pada petang, dimana laju kendaraan tersendat dengan ekor antrean memanjang," tambah Ika Cakra.
Imbauan untuk Pengendara
Kepolisian mengimbau seluruh pengguna jalan untuk:
- Tertib dan Sabar: Mematuhi setiap rekayasa lalu lintas yang diberlakukan.
- Tidak Saling Mendahului: Menghindari tindakan melambung atau menyerobot antrean yang dapat memperparah kemacetan.
- Ikuti Anjuran Petugas: Bekerja sama dengan petugas di lapangan demi kelancaran perjalanan.
"Pengguna jalan jangan melambung karena malas mengantri saat situasi lalu lintas padat sehingga dapat menyebabkan macet. Berlibur aman, ikuti aturan dan anjuran petugas," tegasnya. Upaya ini dilakukan untuk memastikan libur panjang akhir tahun dapat dinikmati dengan aman dan nyaman tanpa hambatan kemacetan yang berarti.