Jalur Cianjur-Sukabumi Kembali Normal Usai Penanganan Pohon Tumbang
Akses jalur utama Cianjur-Sukabumi yang sempat lumpuh akibat pohon tumbang di Kecamatan Warungkondang kini kembali normal sejak dini hari Kamis, setelah penanganan cepat oleh tim gabungan BPBD Cianjur.

Jalur utama koneksi Cianjur dan Sukabumi yang sempat lumpuh total akibat pohon tumbang di wilayah Kecamatan Warungkondang kini dapat dilintasi kembali secara normal sejak dini hari Kamis, 5 Maret 2024. Akses jalan yang terputus akibat cuaca ekstrem berhasil ditangani oleh tim gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur.
Kondisi Awal Penutupan Jalur
Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang melanda sebagian wilayah Cianjur mulai Rabu sore, 4 Maret 2024. Kondisi ini menyebabkan pohon berukuran variabel tumbang di dua titik strategis sepanjang jalur utama:
- Kampung Cibenda, Desa Cikaroya
- Kampung Cijoho, Desa Cisarandi, Kecamatan Warungkondang
Batang pohon yang tumbang menutup seluruh badan jalan, sehingga arus kendaraan dari Cianjur menuju Sukabumi dan sebaliknya terhambat sementara.
Penanganan Cepat Tim Gabungan
Sekretaris BPBD Cianjur Asep Sudrajat menjelaskan bahwa tim gabungan langsung bergerak setelah menerima laporan pohon tumbang. Tim menggunakan gergaji mesin untuk mengevakuasi batang pohon yang menghalangi jalur.
"Pohon tumbang akibat hujan deras yang terjadi tadi siang hingga sore membuat kendaraan dari Cianjur menuju Sukabumi atau sebaliknya tidak dapat melintas untuk sementara akibat badan jalan tertutup pohon tumbang," katanya.
Penanganan dilakukan secara cepat, sehingga arus kendaraan dapat kembali normal sejak dini hari Kamis. Meski demikian, Asep mengimbau pengguna jalan untuk tetap berhati-hati saat melintasi jalur tersebut, mengingat sepanjang ruas jalan terdapat banyak pohon besar dan berumur tua yang rawan tumbang jika terjadi hujan deras disertai angin kencang kembali. Pihak BPBD Cianjur telah menyiagakan puluhan petugas untuk siap menangani kemungkinan kejadian serupa.
Dampak Cuaca Ekstrem Lainnya
Selain menutup jalur utama Cianjur-Sukabumi, hujan deras yang terjadi siang hingga petang tersebut juga menyebabkan ruas jalan utama di dalam kota Cianjur tergenang banjir. Saluran drainase yang kurang baik membuat air terakumulasi, menyebabkan ratusan kendaraan terjebak dalam antrean macet.
Menjelang malam, air banjir mulai surut dan jalan kembali kering, sehingga antrean kendaraan mulai mencair. Pembersihan puing pohon tumbang masih dilakukan hingga malam hari untuk memastikan keamanan pengguna jalan.
Imbauan Keamanan Masyarakat
BPBD Cianjur kembali mengimbau seluruh masyarakat, terutama pengguna jalan, untuk selalu meningkatkan kewaspadaan saat melintasi ruas jalan terutama saat hujan turun deras. Cuaca ekstrem dapat memicu berbagai bencana alam, termasuk pohon tumbang dan banjir, yang dapat mengganggu akses transportasi dan membahayakan keselamatan.