Jalan Pusdai Bandung: Keramaian Ngabuburit dan Pedagang Takjil Musiman
Suasana ngabuburit di Jalan Pusdai Bandung ramai di hari kedua Ramadan, dengan pedagang takjil musiman seperti Aziz yang menjual bakso goreng hingga 15kg per hari, serta warga yang menikmati beragam pilihan kuliner.

Pada hari kedua bulan Ramadan, Jumat (20/2/2026), Jalan Pusdai di Kota Bandung dipenuhi oleh keramaian warga yang datang berburu takjil menjelang waktu buka puasa. Deretan pedagang takjil musiman memenuhi trotoar kawasan, menawarkan berbagai jajanan takjil yang menarik minat pembeli yang datang dari berbagai sudut kota.
Pedagang Bakso Goreng Musiman yang Mengandalkan Bulan Puasa
Salah satu pedagang yang menonjol adalah Aziz, seorang penjual bakso goreng berusia 28 tahun yang hanya memulai usaha ini selama bulan Ramadan. Berbeda dengan keluarganya yang berjualan gorengan setiap hari di sebelah lapaknya, Aziz fokus hanya pada bakso goreng saat bulan suci.
"Ini jualan bakso goreng, sekarang sehari bisa habis kurang lebih 15 kilo adonan," ujar Aziz saat ditemui di lokasi usahanya.
Aziz biasanya memulai berjualan sekitar pukul 13.00 WIB, dan beroperasi hingga menjelang Maghrib atau sampai adonannya habis terjual. Selama bulan puasa, ia bekerja bersama anggota keluarganya untuk memaksimalkan penjualan.
"Kalau ini bakso goreng jualan di sini pas puasa aja. Yang sebelah kebetulan keluarga juga, dia jualan gorengan tiap hari di sini. Terus pas puasa jadinya jualan bareng," katanya.
Optimisme Pendapatan untuk Selama Bulan Puasa
Meskipun baru memasuki hari kedua Ramadan, Aziz sudah merasa optimis bahwa pendapatannya akan stabil hingga akhir bulan. Bahkan ia bercanda bahwa pendapatan dari berjualan selama sebulan puasa cukup untuk biaya umrah.
"Kalau selama sebulan pendapatannya stabil, bisa buat umrah lah," ujarnya sambil tertawa sambil memotong bakso goreng yang sedang digoreng.
Pengalaman Warga Lokal yang Rutin Datang ke Jalan Pusdai
Keramaian di kawasan Jalan Pusdai tidak hanya dirasakan oleh pedagang, tetapi juga oleh warga yang datang untuk menikmati suasana ngabuburit. Salah satu pengunjung rutin adalah Adit, yang telah tinggal di Bandung sejak tahun 2016.
"Saya dari tahun 2016 di Bandung, dulu kuliah di Itenas, terus sekarang juga kerja dekat-dekat sini, jadi udah lumayan sering ngabuburit di sini," kata Adit saat ditemui.
Ia baru saja membeli gorengan dan es cendol, tetapi berencana untuk terus mengelilingi kawasan karena banyaknya pilihan makanan yang tersedia.
"Ini saya baru beli gorengan sama es cendol, mau lanjut liat-liat lagi. Bingung soalnya, banyak pilihan," ujarnya sambil menunjuk ke beberapa pedagang lain yang menjual makanan khas Ramadan.
Daya Tarik Jalan Pusdai sebagai Destinasi Ngabuburit Favorit
Setiap tahun, Jalan Pusdai menjadi salah satu destinasi ngabuburit favorit di Kota Bandung. Selain menawarkan pilihan kuliner takjil yang beragam, suasana ramai dan nuansa kebersamaan menjelang buka puasa menjadi daya tarik utama yang membuat warga datang berkunjung setiap tahun. Bagi banyak warga, datang ke Jalan Pusdai bukan hanya untuk membeli takjil, tetapi juga untuk menikmati suasana bersama keluarga dan teman-teman sebelum waktu buka puasa tiba.