Jaga Identitas Bangsa: DPRD Jabar Usung "Sapa Warga Budaya" 2026 di Garut
DPRD Jabar akan meluncurkan program "Sapa Warga Budaya" di Garut sepanjang 2026 untuk melestarikan kebudayaan dan memperkuat identitas bangsa. Inisiatif ini melibatkan masyarakat, seniman lokal, dan diharapkan menjadi perekat persatuan.

Membangun Jati Diri Bangsa Melalui "Sapa Warga Budaya" di Garut: Upaya Komisi V DPRD Jabar
Garut – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat, melalui Komisi V, bakal menggulirkan inisiatif signifikan bertajuk "Sapa Warga Budaya" sepanjang tahun 2026. Program ini dirancang khusus untuk memperkokoh pelestarian nilai-nilai luhur kebudayaan dan memperkuat identitas kebangsaan di tengah masyarakat Kabupaten Garut.
Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat, Aten Munajat, memaparkan bahwa kegiatan ini direncanakan berlangsung sebanyak tiga kali dalam setahun, dengan kick-off awal dijadwalkan pada Februari atau Maret 2026. "Ini akan menjadi agenda rutin tahunan kami," ujar Aten.
Agenda Prioritas Kebudayaan
Komisi V DPRD Jawa Barat, yang salah satu fokus utamanya adalah bidang kebudayaan, menjadikan "Sapa Warga Budaya" sebagai program unggulan. Saat ini, persiapan intensif sedang dilakukan sambil menanti alokasi anggaran definitif untuk tahun 2026. "Kami sedang dalam tahap persiapan matang, menunggu ketersediaan pagu anggaran untuk eksekusi," jelasnya.
Begitu alokasi dana ditetapkan, kegiatan akan langsung bergulir di beberapa lokasi strategis di Kabupaten Garut, disesuaikan dengan daerah pemilihan anggota legislatif. Pendekatan ini memastikan penyebaran dampak yang merata dan jangkauan yang luas di seluruh wilayah.
Menggerakkan Komunitas Seniman dan Budsyan
"Sapa Warga Budaya" akan secara aktif melibatkan masyarakat luas, khususnya para pelaku seni dan budaya lokal. Mereka akan menjadi garda terdepan dalam menampilkan berbagai kekayaan kesenian dan kebudayaan daerah. Aten Munajat menegaskan, "Kegiatan ini akan sangat melibatkan masyarakat dengan menampilkan beragam kesenian dan kebudayaan daerah."
Visi dan Misi: Perekat Persatuan Bangsa
Lebih dari sekadar pentas seni, program ini mengusung misi yang lebih mendalam. Aten Munajat berharap inisiatif rutin tahunan ini dapat:
- Mempererat tali silaturahmi antara anggota legislatif dengan konstituennya, serta antarwarga masyarakat itu sendiri.
- Menjadi platform untuk menghidupkan kembali dan melestarikan kesenian serta kebudayaan daerah yang mungkin terancam punah.
Selain itu, nilai spiritual dari kesenian dan kebudayaan diharapkan dapat berfungsi sebagai simbol pemersatu masyarakat dan menjadi benteng kokoh bagi jati diri bangsa dalam menjaga keutuhan dan persatuan. "Kegiatan kebudayaan dan seni ini fundamental dalam mempersatukan masyarakat," pungkas Aten.
Mempertahankan kebudayaan berarti mempertahankan identitas. Melalui
Sapa Warga Budaya, kita tidak hanya merayakan seni, tetapi juga memperkuat fundamental bangsa.
Inisiatif ini merupakan langkah konkret DPRD Jawa Barat dalam mengakui pentingnya kebudayaan sebagai pilar utama pembangunan karakter dan kohesi sosial. Dengan program "Sapa Warga Budaya", Garut diharapkan menjadi mercusuar pelestarian budaya yang menginspirasi daerah lain untuk terus berinvestasi pada kekayaan nilai-nilai lokal.