Jabar Siaga! Bulog & Pemprov Jamin Harga Pangan Stabil Jelang 2026
Jabar siaga! Bulog & Pemprov pastikan harga pangan stabil jelang 2026. Stok aman, harga terkendali, masyarakat tenang rayakan Tahun Baru!

Bulog dan Pemprov Jabar Pastikan Stabilitas Harga Pangan Jelang Tahun Baru
Bandung, Jawa Barat – Menjelang perayaan Tahun Baru 2026, Perum Bulog bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat secara aktif melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar tradisional. Langkah ini diambil untuk memastikan ketersediaan pasokan dan stabilitas harga bahan pangan pokok, mengingat potensi lonjakan permintaan yang kerap terjadi di akhir tahun.
Pada Minggu, 28 Desember 2025, Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, didampingi oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, terjun langsung memantau kondisi di Pasar Kosambi dan Pasar Sederhana Kota Bandung. Keduanya berinteraksi langsung dengan para pedagang, menanyakan perihal harga terkini dan stok berbagai komoditas pangan.
"Kami berkomitmen penuh untuk menjaga jangan sampai terjadi gejolak harga yang merugikan masyarakat, terutama di momen penting seperti Tahun Baru ini," ujar Ahmad Rizal Ramdhani di sela-sela kegiatan sidak.
Fokus Utama Sidak
Inspeksi ini difokuskan pada beberapa aspek kunci:
- Monitoring Harga Komoditas Esensial: Memastikan harga kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, daging, telur, dan cabai berada dalam batas wajar dan tidak ada praktik penimbunan yang dapat memicu kenaikan harga secara tidak proporsional.
- Ketersediaan Pasokan: Mengecek secara langsung volume stok barang di tingkat pedagang dan gudang penyimpanan, guna mengantisipasi kekurangan pasokan yang bisa memicu spekulasi harga.
- Kualitas Barang: Mengamati kondisi fisik barang dagangan untuk memastikan kualitasnya tetap terjaga hingga sampai ke tangan konsumen.
Sekda Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, menambahkan bahwa koordinasi antara pemerintah daerah dan Bulog sangat krusial dalam upaya stabilisasi harga pangan. "Sinergi ini penting agar masyarakat dapat merayakan Tahun Baru dengan tenang, tanpa kekhawatiran akan kenaikan harga kebutuhan pokok," jelas Herman Suryatman.
Antisipasi Gejolak Harga
Sidak serupa akan terus digencarkan hingga beberapa hari menjelang pergantian tahun. Pemerintah dan Bulog juga telah menyiapkan langkah-langkah antisipatif, termasuk operasi pasar jika ditemukan indikasi kenaikan harga yang tidak wajar atau kelangkaan pasokan di pasar-pasar tertentu.
Diharapkan, dengan adanya pemantauan ketat ini, stabilitas harga dan ketersediaan pangan di Jawa Barat dapat terjaga dengan baik, sehingga masyarakat dapat menyambut Tahun Baru 2026 dengan nyaman dan aman.