Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Insiden Mobil Terseret Arus Kali Cipinang Depok Akibat Hujan Deras

Jabar · Oleh Salsa Maharani ·

Insiden mobil Toyota hitam terseret arus Kali Cipinang Depok akibat hujan deras 23 Maret 2026, kendaraan rusak berat dan evakuasi oleh tim DPKP Kota Depok

Insiden Mobil Terseret Arus Kali Cipinang Depok Akibat Hujan Deras

Pada Senin malam, 23 Maret 2026, sebuah insiden serius terjadi di wilayah Kota Depok, Jawa Barat, ketika sebuah mobil Toyota berwarna hitam terseret arus Kali Cipinang akibat hujan deras yang mengguyur wilayah. Insiden ini memicu respons cepat dari tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok, dengan kendaraan ditemukan dalam kondisi rusak parah setelah terbawa arus sejauh beberapa ratus meter.

Insiden mobil terseret arus Kali Cipinang Depok Gambar: Dokumentasi DPKP Kota Depok

Detail Kejadian

Kepala Bidang Penanggulangan Bencana DPKP Kota Depok, Deni Romulo Hutauruk, menjelaskan bahwa insiden ini bermula saat pemilik mobil sedang melintas di tengah guyuran hujan lebat. Intensitas hujan yang sangat tinggi menyebabkan jarak pandang terbatas dan genangan air yang menutupi permukaan jalan, membuat pengemudi tidak dapat membedakan antara jalur jalan raya dan tepian Kali Cipinang. Tanpa disadari, mobil terperosok ke dalam luapan sungai dan langsung terseret arus yang sangat deras, terbawa jauh dari titik awal kejadian.

Tim DPKP menerima laporan dari warga sekitar segera setelah insiden terjadi, dan segera mengerahkan personel serta sarana prasarana untuk melakukan pencarian dan evakuasi. Setelah beberapa jam pencarian intensif, tim menemukan mobil tersebut tersangkut di area yang sulit dijangkau, tertumpuk sampah sisa banjir. Deni menjelaskan bahwa kerusakan fisik kendaraan meliputi bodi yang penyok, kaca pecah, dan posisi mobil yang sempat terbalik akibat kekuatan arus yang kuat.

Proses Evakuasi

Proses evakuasi mobil memakan waktu cukup lama, menurut Deni, karena posisi kendaraan yang tersangkut di tengah luapan sungai dan tertimbun material sisa banjir. Tim harus koordinasi dengan komandan regu operasi untuk menyiapkan peralatan evakuasi yang sesuai, termasuk tali pengangkat dan truk towing.

"Kami berkoordinasi dengan tim regu operasi untuk memastikan evakuasi berjalan aman dan tanpa menimbulkan kerusakan lebih lanjut," ujar Deni dalam keterangan resminya. "Kami juga bekerja sama dengan warga sekitar untuk membersihkan sampah di sekitar mobil agar proses evakuasi berjalan lancar."

Setelah evakuasi selesai, mobil tersebut dibawa ke tempat aman untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan dihubungkan dengan pemiliknya.

Penyebab Kenaikan Muka Air Kali Cipinang

Kenaikan muka air Kali Cipinang yang ekstrem pada malam tersebut dipicu oleh kombinasi curah hujan tinggi di wilayah hulu sungai. Curah hujan yang turun dalam waktu singkat menyebabkan volume air sungai meningkat drastis, menyebabkan luapan ke area sekitar jalan raya. Deni juga menambahkan bahwa wilayah Depok sering mengalami genangan air dan luapan sungai saat musim hujan, terutama di daerah dekat aliran sungai seperti Kali Cipinang.

Imbauan Masyarakat

Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk mengambil langkah pencegahan berikut:

Analisis Risiko dan Dampak

Insiden ini menyoroti pentingnya kesadaran akan risiko perjalanan saat hujan deras, terutama di daerah dekat aliran sungai. Menurut ahli meteorologi lokal, curah hujan ekstrem di wilayah Jawa Barat semakin sering terjadi akibat perubahan iklim, sehingga masyarakat perlu lebih waspada dan siap menghadapi bencana hidrometeorologi. Selain itu, insiden ini juga menunjukkan pentingnya peran tim penanggulangan bencana dalam merespon insiden dengan cepat dan efektif. DPKP Kota Depok telah menunjukkan kinerja yang baik dalam menangani insiden ini, meskipun menghadapi tantangan dalam evakuasi kendaraan yang tersangkut di area sulit dijangkau.

Insiden mobil terseret arus Kali Cipinang Depok pada 23 Maret 2026 menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu berhati-hati saat melakukan perjalanan selama musim hujan. Dengan mematuhi imbauan dan aturan keselamatan, risiko insiden serupa dapat diminimalkan, dan keselamatan diri serta orang lain dapat terjaga.