Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Iman Brotoseno Mundur dari Dirut TVRI: Kesehatan Tanpa Tekanan

Jabar · Oleh Raka Permana · · Diperbarui 2 Maret 2026

Direktur Utama TVRI Iman Brotoseno mengundurkan diri pada 23 Februari 2026 karena alasan kesehatan, tanpa tekanan politik. Pengunduran diri akan diproses oleh Dewan Pengawas TVRI sesuai peraturan yang berlaku

Iman Brotoseno Mundur dari Dirut TVRI: Kesehatan Tanpa Tekanan

Kabar Pengunduran Diri Iman Brotoseno dari Jabatan Dirut TVRI

TVRI adalah lembaga penyiaran publik pertama di Indonesia yang didirikan pada tahun 1962, dan sejak saat ini telah menjadi sumber informasi utama bagi banyak masyarakat Indonesia, terutama di daerah-daerah terpencil yang tidak terjangkau oleh siaran swasta. Pada Senin, 23 Februari 2026, lembaga ini mengumumkan pengunduran diri Direktur Utama (Dirut) Iman Brotoseno dari jabatan yang dipegangnya. Keputusan ini diambil dengan alasan kesehatan pribadi, menurut pernyataan resmi yang diterbitkan oleh TVRI.

Pernyataan Resmi dari Iman Brotoseno

Dalam keterangan pers resmi, Iman Brotoseno menegaskan bahwa pengunduran dirinya tidak terkait dengan tekanan politik atau ancaman apapun, dan semata-mata untuk fokus pada pemulihan kesehatannya.

"Saya memutuskan mengundurkan diri agar dapat fokus pada keadaan kesehatan saya. Tidak ada tekanan politik atau ancaman kekerasan terhadap diri saya. Saya mundur murni karena alasan kesehatan," kata Iman dikutip dalam pernyataan TVRI.

Pernyataan ini dibuat untuk menanggapi rumor yang mungkin beredar di masyarakat tentang alasan pengunduran dirinya, dan untuk memberikan kejelasan kepada seluruh karyawan dan stakeholders TVRI.

Pengumuman dalam Rapat Mingguan Hybrid

Pengumuman pengunduran diri disampaikan oleh Iman selama rapat mingguan TVRI yang digelar secara hybrid di Gedung Penunjang Operasional (GPO) LPP TVRI, Jakarta. Rapat ini dihadiri oleh seluruh jajaran direksi TVRI, Kepala Satker, Kepala Stasiun TVRI di seluruh Indonesia, serta jajaran Dewan Pengawas LPP TVRI.

Peserta dari seluruh stasiun TVRI di Indonesia dapat mengikuti rapat ini melalui platform daring, menunjukkan bahwa TVRI telah beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital dalam menjalankan operasionalnya. Kehadiran seluruh jajaran juga menunjukkan bahwa pengunduran diri Iman adalah perhatian penting bagi seluruh lembaga, dan pihak berwenang ingin memastikan bahwa proses pengunduran diri berjalan lancar tanpa mengganggu operasional TVRI.

Ucapan Terima Kasih dari Ketua Dewan Pengawas

Ketua Dewan Pengawas LPP TVRI Agus Sudibyo mengucapkan terima kasih atas segala kontribusi dan kerja keras Iman selama menjabat sebagai Dirut TVRI. Agus menekankan bahwa Iman telah berperan penting dalam memajukan TVRI sebagai lembaga penyiaran publik di Indonesia, termasuk dalam upaya meningkatkan kualitas siaran, memperluas jangkauan, dan mengembangkan konten yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

"Terima kasih Pak Iman atas semua kontribusinya selama ini untuk TVRI," ujar Agus Sudibyo dalam rapat.

Selain itu, Agus juga meminta seluruh karyawan TVRI untuk tetap tenang, solid, dan fokus pada tugas masing-masing. Ia menegaskan bahwa semua pihak harus terus bekerja sebaik mungkin untuk menjalankan fungsi lembaga penyiaran publik, yang bertujuan untuk menyajikan informasi yang akurat, pendidikan, dan hiburan kepada seluruh masyarakat Indonesia.

Proses Hukum dan Administrasi Pengunduran Diri

Pengunduran diri Iman Brotoseno akan diproses sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, yaitu:

Menurut ketentuan yang ada, Dewan Pengawas TVRI memiliki waktu 14 hari setelah surat pengunduran diri diterima untuk memutuskan apakah akan menyetujui atau menolak permohonan pengunduran diri Iman. Selama periode ini, tugas dan fungsi Dirut TVRI akan dijalankan oleh seseorang yang ditunjuk oleh Dewan Pengawas, sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan.

Implikasi Pengunduran Diri Iman Brotoseno

Pengunduran diri Iman Brotoseno sebagai Dirut TVRI menjadi perhatian bagi industri penyiaran di Indonesia, terutama karena TVRI adalah lembaga penyiaran publik yang memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Selama menjabat, Iman telah melakukan beberapa inisiatif untuk memajukan TVRI, seperti peningkatan kualitas siaran, perluasan jangkauan, dan pengembangan konten yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Namun, karena pengunduran dirinya dilakukan dengan alasan kesehatan, tidak ada indikasi bahwa ada masalah internal atau konflik di dalam lembaga TVRI. Hal ini diharapkan dapat menenangkan khawatir karyawan dan stakeholders TVRI, yang telah bekerja keras untuk memajukan lembaga ini. Selain itu, pengumuman pengunduran diri yang transparan juga menunjukkan bahwa TVRI menjalankan prosedur kepegawaian dengan baik, sesuai dengan peraturan yang berlaku.