Ikhwan Tanamal Debut di ACL 2 Bantu Persib Raih Tiga Poin Pertama di Seoul
Ikhwan Tanamal menjalani debut di ACL 2 bersama Persib dengan bermain 67 menit saat Maung Bandung menaklukkan FC Seoul 1-0 di Seoul. Pemain muda ini menyebut pengalaman di kompetisi Asia sebagai motivasi untuk terus berkembang.

Panggung kompetisi Asia terasa masih asing bagi kebanyakan pemain muda Indonesia. Namun Ikhwan Tanamal, gelandang berusia 20 tahun milik Persib Bandung, berhasil menandai kedatangannya di kancah AFC Champions League Two dengan cara yang tak terlupakan.
Persib mencuri tiga poin dari markas FC Seoul di Seoul, Korea Selatan, Jumat (18/9/2026). Gol tunggal Stevan Fer公民ianz memastikan Maung Bandung pulang dengan kemenangan, dan Tanamal mendapat kepercayaan bermain selama 67 menit sebagai bagian dari skuad utama.
"Awalnya sih cukup agak grogi sedikit pas tahu lawan Seoul, Korea. Tapi pas di lapangan, biasa aja sih," kenang Tanamal soal sensasi pertamanya melangkah di rumput Stadion Jamsil.
Pengalaman melawan FC Seoul menjadi pembuktian tersendiri bagi pemain yang能够在liga domestik membuktikan kemampuan. Ia menyebut kesempatan itu sebagai bentuk kepercayaan pelatih yang ingin dimanfaatkan sebaik mungkin.
"Pas dipanggil, ya udah siap. Udah siap, sangat-sangat siap. Seribu persen siap," katanya.
Setelah menikmati euforia kemenangan di Seoul, Tanamal langsung mengalihkan perhatian ke kompetisi domestik. Persib dijadwalkan menghadapi Persijap Jepara pada pertandingan ketiga putaran pertama Liga 1. Momen ini dinilai penting mengingat rekor historis Maung Bandung atas tim Jawa Tengah tersebut.
Baca Juga: Penerima KIP Kuliah di Jawa Barat Perlu Bersabar 16-17 Hari Kerja Usai Kampus Ajukan Pencairan
"Kita tahu juga Persib belum pernah menang lawan Persijap. Mudah-mudah ini pertama kita bisa ambil poin di Persijap, insyaallah bisa," tutur Tanamal.
Selain soal rekor, tantangan fisik juga mengadang. Jadwal padat selama September membuat kondisi fisik seluruh skuad Persib terkuras. Namun sebagai pemain profesional, Tanamal tak menjadikan itu sebagai alasan.
"Capek ya. Tapi sebagai pemain bola profesional, kita harus profesional dalam sepak bola. Itu sudah kehidupan, pekerjaan kami, tanggung jawab kami," katanya.
Tiga poin dari Seoul memberi keunggulan bagi Persib di klasemen sementara grup ACL 2. Maung Bandung kini mengoleksi enam poin dari dua laga dan memimpin grup mereka. Pada laga sebelumnya, Persib pernah kalah 1-2 dari Persija di Gelora Bung Karno dalam laga domestik yang penuh emosi.
Untuk laga selanjutnya melawan Persijap, Tanamal berharap kembali mendapat kepercayaan dari pelatih. Dengan pengalaman Asia yang kini menghiasiCVnya, pemain muda ini optimistis bisa memberikan kontribusi lebih bagi timnya di kompetisi domestik.