Igor Tolic: Dari Asisten Pelatih ke Kepala Pelatih Persib Bandung
Persib Bandung resmi menunjuk Igor Tolic sebagai kepala pelatih pengganti Bojan Hodak. Tolic, mantan asisten pelatih, membawa misi kesinambungan untuk menjaga dominasi Maung Bandung usai juara Super League 2025/26.

Persib Bandung memasuki babak baru setelah meraih gelar juara Super League 2025/26, dengan langkah strategis untuk mempertahankan dominasi tim yang telah dibangun selama dua musim terakhir. Pada Senin, 25 Juni 2026, klub resmi mengumumkan penunjukan Igor Tolic sebagai kepala pelatih baru, menggantikan Bojan Hodak yang kini memegang peran sebagai Shareholder Group Technical Advisor di grup induk klub. Pengumuman ini menandai transisi kepemimpinan yang mulus, yang dirancang untuk menghindari gangguan pada performa tim di musim mendatang.
Profil dan Latar Belakang Karier Igor Tolic
Igor Tolic bukan sosok asing di ruang ganti Maung Bandung. Sebelum naik jabatan menjadi kepala pelatih, ia bergabung dengan Persib pada awal tahun 2024 sebagai asisten pelatih, dan menjadi aktor di balik layar yang membantu Bojan Hodak mengembangkan tim menjadi juara kompetisi teratas Liga Indonesia. Selama masa kerjanya sebagai asisten, Tolic terlibat aktif dalam perencanaan taktik, pengembangan pemain, dan manajemen latihan harian tim.
Sebelum memasuki dunia kepelatihan, Tolic memiliki karier profesional sebagai pemain bek di kompetisi domestik Kroasia. Ia menghabiskan sebagian besar karier bermainnya dengan HASK Zagreb, sebelum akhirnya menggantung sepatu sepakbola pada tahun 2013. Sebagai pemain, Tolic dikenal dengan ketangguhan di zona pertahanan dan kemampuan dalam membangun serangan dari belakang.
Setelah pensiun sebagai pemain, Tolic memulai karier kepelatihan dengan fokus pada pengembangan pemain muda dan manajemen tim yang disiplin. Keterampilannya dalam membangun sistem pertahanan yang solid dan memaksimalkan potensi pemain muda telah membuatnya dihargai oleh klub-klub di Eropa Timur, sebelum akhirnya dipanggil untuk bergabung dengan Persib.
"Penunjukan Igor bukan merupakan keputusan yang hadir secara tiba-tiba, melainkan bagian dari proses kesinambungan yang berkembang secara alami di dalam klub selama beberapa musim terakhir," tulis pernyataan resmi Persib Bandung yang diterbitkan pada hari pengumuman.
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menekankan bahwa pemahaman Tolic terhadap kultur klub dan karakter setiap pemain menjadi modal utama dalam penunjukan ini. "Igor sudah mengenal setiap aspek dari tim ini, mulai dari gaya bermain hingga kepribadian setiap pemain. Dia tidak perlu waktu lama untuk beradaptasi, dan dia sudah memiliki visi yang sama dengan klub tentang bagaimana melanjutkan kesuksesan kita," kata Herawan dalam wawancara eksklusif.
Manajemen juga menegaskan bahwa komposisi skuad untuk musim mendatang diprediksi akan bertahan hingga 80 persen, sehingga transisi kepemimpinan di bawah Tolic akan lebih mudah dan stabil.
Gaya Kepelatihan dan Tantangan ke Depan
Tolic dikenal dengan formasi andalan 4-3-3 defending, yang akan membuat ia tetap mempertahankan keseimbangan antara pertahanan solid dan serangan balik cepat yang menjadi ciri khas Persib selama kepemimpinan Hodak. Gaya permainan ini telah terbukti efektif, karena membantu tim meraih gelar juara Super League 2025/26 dengan catatan unggul di sebagian besar pertandingan.
Namun, tantangan besar menanti pelatih baru ini:
- Mempertahankan gelar juara Super League musim depan, menghadapi persaingan ketat dari klub-klub lain di Liga Indonesia
- Membawa Maung Bandung tampil lebih baik di level kompetisi Asia, yang menjadi target utama klub untuk mengukur prestasi di tingkat regional
- Melanjutkan pengembangan pemain muda yang telah dimulai selama kepemimpinan Hodak, untuk memastikan kelangsungan performa tim di masa depan
- Menjaga harmonisasi dalam tim dan memastikan setiap pemain tetap termotivasi untuk memberikan performa terbaik di setiap pertandingan
Dengan pengalamannya sebagai asisten pelatih selama dua musim terakhir, Tolic dianggap memiliki kemampuan yang cukup untuk menghadapi semua tantangan ini. Klub juga berharap bahwa penunjukan ini akan membantu mereka tetap berada di puncak kompetisi, baik di tingkat domestik maupun regional.