Harga Beras Premium Tasikmalaya Naik ke Rp16 Ribu per Kg Jelang Lebaran
Warga Tasikmalaya mengeluhkan kenaikan harga beras premium yang mencapai Rp16 ribu per kg jelang Idul Fitri, meski pemerintah telah meluncurkan gerakan pangan murah.

Latar Belakang Kenaikan Harga Bahan Pokok di Tasikmalaya
Jelang Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah, harga beras premium di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, mengalami kenaikan signifikan. Berdasarkan data dari pedagang dan warga lokal, harga beras premium kini mencapai Rp16 ribu per kilogram, naik dari rata-rata Rp13.500 per kg beberapa waktu lalu.
Keluhan Warga Tentang Kenaikan Harga Pokok
Salah satu warga, Leli (47 tahun) dari Kelurahan Gunung Cialir, mengungkapkan kekhawatirannya terhadap kenaikan harga bahan pokok yang dirasakan langsung. Dia menyebut bahwa kebutuhan pokok utama seperti beras dan minyak goreng menjadi perhatian terbesar bagi keluarga kecil.
"Untuk harga beras premium mulai adanya kenaikan dijual Rp13.500 hingga Rp16 ribu per kg dan pengecer menjual seharga Rp17 ribu, minyak goreng kemasan mulai sulit ditemukan meski yang paling banyak minyak curah," ujar Leli pada Selasa (10/3/2026).
Selain beras, Leli juga menyampaikan bahwa harga komoditas cabai juga mengalami fluktuasi yang tinggi, dengan harga per kg mencapai:
- Cabai rawit: Rp80 ribu
- Cabai merah lokal: Rp45 ribu
- Cabai merah japlak: Rp70 ribu
- Cabai merah kriting: Rp50 ribu
- Cabai domba: Rp80 ribu
Meski pemerintah daerah telah meluncurkan Gerakan Pangan Murah (GPM) bersama Badan Urusan Logistik (Bulog) di beberapa titik, Leli menilai bahwa upaya ini belum memberikan dampak signifikan terhadap penurunan harga di pasaran.
"Gerakan pangan murah dilakukan pemerintah daerah dan Bulog di berbagai daerah belum berdampak turunnya harga beras di pasaran. Karena, yang dijual setiap kios pedagang semua menyiapkan kualitas premium dan kualitas beras medium di pasar sudah lama mengalami kelangkaan," katanya.
Dia juga menambahkan bahwa beras yang didistribusikan melalui GPM dengan harga Rp57.500 per kemasan 5 kg memiliki kualitas yang kurang diminati oleh warga, karena terasa hambar dan tidak sesuai dengan selera konsumsi sehari-hari.
Penegasan Dari Pasar Induk Cikurubuk
Kepala UPTD Pasar Induk Cikurubuk, Deri Herlisana, mengkonfirmasi adanya kenaikan harga beberapa bahan pokok di Tasikmalaya. Dia menyebut bahwa harga beras premium saat ini berkisar antara Rp14 ribu hingga Rp16 ribu per kg, sedangkan harga beras kualitas super mencapai Rp16 ribu per kg.
Selain beras, Deri juga menyampaikan data harga komoditas lain yang saat ini beredar di pasar:
- Telur ayam: Rp29.500 hingga Rp31.500 per kg
- Daging sapi: Rp130 ribu per kg
- Minyak curah: Rp20 ribu per liter
- Minyak goreng kemasan: Rp18 ribu per liter
Menurut Deri, beberapa komoditas seperti cabai merah sempat mengalami penurunan harga beberapa hari terakhir, namun dia memperingatkan bahwa harga cabai kemungkinan akan naik kembali menjelang Hari Raya Idul Fitri.
"Harga bahan pokok mulai ada kenaikan terjadi pada telur ayam, daging sapi dijual Rp130 ribu per kg. Akan tetapi, untuk beras kualitas premium Rp14 ribu hingga Rp15 ribu hingga Rp16 ribu per kg, minyak curah Rp20 ribu per kg, minyak kemasan Rp18 ribu per liter dan komoditas cabai merah memang mengalami turun tapi biasanya mendekati lebaran kembali naik," pungkasnya.
Analisis Tren Harga Jelang Lebaran
Kenaikan harga beras premium dan bahan pokok lainnya di Tasikmalaya merupakan tren umum yang terjadi di hampir seluruh wilayah Jawa Barat menjelang Hari Raya Idul Fitri. Permintaan akan bahan pokok meningkat signifikan saat musim lebaran, namun pasokan beras medium masih terbatas. Hal ini menyebabkan pedagang lebih fokus menyiapkan beras premium yang memiliki margin keuntungan lebih tinggi.
Selain itu, keterbatasan pasokan minyak goreng kemasan juga menjadi perhatian, dengan beberapa kios mulai kehabisan stok. Warga di Tasikmalaya dianjurkan untuk mempersiapkan kebutuhan pokok lebih awal dan memanfaatkan gerakan pangan murah yang tersedia, meskipun perlu diperhatikan kualitas beras yang didapatkan.
Artikel Terkait
Harga Beras Medium dan Premium Naik di Kota Sukabumi