H+6 Arus Balik Lebaran: Tol Cipali Terapkan One Way Bertahap untuk Antisipasi Lonjakan
Pada H+6 arus balik Lebaran 2026, lalu lintas Tol Cipali meningkat 11 persen. Pihak manajemen terapkan rekayasa one way secara bertahap untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan.

Pada Jumat, 27 Maret 2026, volume lalu lintas arus balik di Tol Cipali mengalami peningkatan dibandingkan hari sebelumnya. Meskipun demikian, arus kendaraan menuju Jakarta tetap tercatat lancar seiring dengan penerapan rekayasa lalu lintas one way yang kembali diberlakukan.
Situasi Lalu Lintas Tol Cipali pada H+6 Arus Balik Lebaran
Kepala Departemen Sustainability Management & Corporate Communications Astra Tol Cipali, Ardam Rafif Trisilo, mengkonfirmasi peningkatan volume lalu lintas pada periode tersebut. Menurut data yang dikumpulkan antara pukul 00.00 hingga 14.00 WIB, sekitar 42 ribu kendaraan melintasi gerbang Cikopo menuju Jakarta.
"Angka ini lebih tinggi 11 persen dibandingkan periode yang sama pada hari sebelumnya," ujar Ardam dalam keterangan resminya.
Meskipun mengalami peningkatan pada arah Jakarta, volume lalu lintas keseluruhan di ruas Tol Cipali justru turun sekitar 6 persen dibandingkan periode yang sama sehari sebelumnya.
Pemberlakuan One Way Secara Bertahap
Peningkatan volume kendaraan pada arus balik H+6 mendorong pihak manajemen untuk kembali menerapkan sistem one way, sesuai arahan Korlantas Polri. Rekayasa ini berlaku untuk ruas Tol Cipali mulai dari KM 263 Tol Pejagan-Pemalang hingga KM 70 Tol Jakarta-Cikampek. Berbeda dari penerapan sebelumnya, kali ini sistem one way diterapkan secara bertahap untuk menyesuaikan kondisi lalu lintas yang ada:
- Tahap Pertama: Berlaku pada segmen KM 132 hingga KM 70, dimulai pukul 08.47 WIB
- Tahap Kedua: Diperluas ke segmen KM 169 hingga KM 132, dilaksanakan pukul 09.27 WIB
- Tahap Ketiga: Menutupi segmen KM 188 hingga KM 169, dimulai pukul 10.08 WIB, sehingga sistem one way berlaku penuh hingga KM 188 Palimanan.
Latar Belakang Rekayasa Lalu Lintas
Sebelumnya, rekayasa one way serupa telah diterapkan pada periode arus balik awal pekan Lebaran, yakni pada 23 hingga 25 Maret 2026. Penerapan kembali sistem ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan yang terjadi pada H+6 arus balik, yang merupakan puncak periode pemudik pulang.
Tujuan dari penerapan one way bertahap ini adalah untuk menjaga kelancaran lalu lintas di ruas Tol Cipali, sehingga pengemudi dapat menjalankan perjalanan pulang dengan aman dan nyaman tanpa hambatan yang berarti.