Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

H. Yana Triyana Pimpin DPP LPLHK Rancang Program Strategis 2026-2027

Jabar · Oleh Tasya Oktaviani ·

DPP LPLHK merancang program strategis 2026-2027 untuk pelestarian lingkungan, dengan tiga program unggulan: pengelolaan sampah, edukasi, dan penanaman satu juta pohon, dipimpin H. Yana Triyana.

H. Yana Triyana Pimpin DPP LPLHK Rancang Program Strategis 2026-2027

Rapat internal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lembaga Peduli Lingkungan Hidup dan Kesehatan (LPLHK) yang berlangsung di Kota Bekasi menjadi momentum krusial untuk menyusun arah kebijakan dan program kerja strategis periode Juni 2026 hingga 2027. Acara yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum DPP LPLHK, H. Yana Triyana, SE, dihadiri oleh seluruh jajaran pengurus pusat beserta perwakilan pengurus daerah Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi, dengan suasana penuh kekeluargaan dan semangat pengabdian.

Tujuan Utama Rapat

Kegiatan ini tidak hanya berfungsi sebagai forum konsolidasi internal organisasi, tetapi juga sebagai langkah konkret untuk mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan dan pelestarian lingkungan hidup di Indonesia. Menurut para peserta, rapat ini menjadi titik awal untuk mengimplementasikan visi LPLHK sebagai organisasi yang berkontribusi nyata bagi masyarakat dan lingkungan.

Program Unggulan Periode 2026-2027

Sebagai wujud komitmen organisasi, DPP LPLHK telah menyiapkan tiga program unggulan yang akan menjadi fokus selama periode kerja 2026-2027:

Ketiga program ini dirancang untuk mengatasi masalah lingkungan yang paling krusial di Indonesia, mulai dari penumpukan sampah yang terus meningkat hingga penurunan tutupan hijau yang mengancam kelestarian ekosistem. Dengan fokus pada pemberdayaan masyarakat, LPLHK bertujuan menciptakan perubahan yang berkelanjutan, bukan hanya satu kali kegiatan.

Dalam kesempatan tersebut, H. Yana Triyana menegaskan bahwa semua program yang dirancang telah terukur dan berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat. Ia menyampaikan:

"Kami telah menyusun sejumlah proyek dan program kerja yang terukur serta berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat. Mulai dari program pengolahan sampah, seminar edukatif, hingga gerakan penanaman satu juta pohon. Seluruh program ini dirancang sebagai bentuk kontribusi nyata LPLHK dalam mendukung pelestarian lingkungan hidup dan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat."

Pentingnya Sinergi Antar Pemangku Kepentingan

Yana juga menekankan bahwa keberhasilan program-program lingkungan tidak dapat dicapai secara parsial. Menurut data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, sampah plastik di Indonesia mencapai lebih dari 6 juta ton per tahun, dengan hanya 10% yang dapat didaur ulang. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya kolaborasi untuk mengatasi masalah lingkungan yang kompleks.

Ia menegaskan bahwa kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah provinsi, kota, dan kabupaten, dunia usaha, akademisi, hingga komunitas lokal, sangat diperlukan untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Ia menambahkan:

"Kami membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, dan seluruh elemen masyarakat. Program-program yang kami jalankan bukan hanya untuk kepentingan organisasi, tetapi untuk kepentingan masyarakat luas dan keberlangsungan lingkungan hidup di masa depan."

Pihaknya juga berharap pemerintah dapat memberikan dukungan finansial dan administratif untuk memperkuat pelaksanaan program-program ini, sehingga manfaat yang diharapkan dapat dirasakan oleh lebih banyak masyarakat.

Kepatuhan Terhadap Peraturan Perundang-Undangan

Semua aktivitas dan perjuangan LPLHK akan tetap berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, khususnya Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Yana menegaskan bahwa LPLHK berperan sebagai bagian dari partisipasi masyarakat dalam mengawal isu-isu lingkungan hidup secara konstruktif dan bertanggung jawab.

"LPLHK akan terus berjuang dan bekerja secara profesional sesuai dengan amanat peraturan perundang-undangan. Kami ingin menjadi organisasi yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan lingkungan yang dihadapi bangsa ini," tegas Yana.

Komitmen Peserta Rapat

Di akhir rapat, seluruh peserta menyatakan komitmen mereka untuk memperkuat soliditas organisasi, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, serta mengoptimalkan pelaksanaan program kerja yang telah dirancang. Semangat kebersamaan dan pengabdian yang ditunjukkan oleh seluruh jajaran pengurus menjadi modal penting dalam mewujudkan visi LPLHK sebagai organisasi yang profesional, kredibel, dan berdampak bagi masyarakat.

Dengan kepemimpinan Yana yang visioner, berintegritas, dan senantiasa mengedepankan kepentingan organisasi serta kesejahteraan seluruh anggota, LPLHK optimistis mampu memperluas kontribusinya dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup, meningkatkan kesadaran masyarakat, serta mendukung terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan di Indonesia.