Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

H. Oma Miharja Tegaskan Pramuka Perlu Dibentuk Akhlak Selain Kecerdasan Anak Karawang

Jabar · Oleh ·

H. Oma Miharja di Hari Pramuka ke-65 mengajak anggota Pramuka di Karawang bangun karakter anak muda lewat akhlak dan pengabdian sehari-hari di tengah tantangan kabupaten industri.

H. Oma Miharja Tegaskan Pramuka Perlu Dibentuk Akhlak Selain Kecerdasan Anak Karawang

H. Oma Miharja Rizki mengajak seluruh anggota Pramuka di Karawang menjadikan nilai pengabdian sebagai gaya hidup sehari-hari. Ia menyoroti bahwa membangun karakter generasi muda tidak cukup hanya dari sisi kecerdasan, tetapi juga harus membentuk akhlak dan keteladanan.

Oma yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Karawang itu menyampaikan pandangannya dalam peringatan Hari Pramuka ke-65. Baginya, Pramuka menyediakan ruang bagi anak-anak dan remaja untuk belajar nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kemandirian, kepemimpinan, dan gotong royong.

"Menjadi pribadi yang jujur, disiplin, menghormati orang tua dan guru, peduli kepada lingkungan serta ringan tangan membantu sesama adalah bentuk pengabdian yang sederhana, tetapi memiliki nilai yang sangat besar," katanya.

Baca Juga: Siloam Hospitals Mampang gandeng brand alas kaki Bocorocco edukasi kesehatan kaki pekerja

Nasionalisme dan Nilai Agama Perlu Tumbuh Bersama

Oma menilai semangat nasionalisme harus berjalan seiring dengan nilai-nilai moral dan keagamaan. Dalam kehidupan masyarakat yang religius dan majemuk, kecintaan kepada tanah air perlu diwujudkan melalui sikap saling menghormati, menjaga persaudaraan, serta menghadirkan kebaikan bagi lingkungan sekitar.

Ia menjelaskan bahwa pesan ini selaras dengan nilai-nilai Islam yang mendorong umat untuk berlomba-lomba dalam kebaikan. Pengaruh Islam di Karawang sendiri cukup kuat, seiring dengan mayoritas penduduknya yang Muslim.

Baca Juga: Pemkab Tasikmalaya Bangun Sumur Bor di Tiap Kecamatan untuk Antisipasi Kekeringan 2026

"Agama mengajarkan kita untuk menjaga persaudaraan dan menebarkan kemaslahatan. Nilai itu sangat sejalan dengan semangat Pramuka yang mengajarkan gotong royong, kepedulian dan pengabdian," katanya.

Karawang Butuh Generasi Muda yang Tangguh

Sebagai pimpinan di DPRD Karawang, Oma menegaskan bahwa pembangunan generasi muda merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah, lembaga pendidikan, keluarga, organisasi kepemudaan, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat perlu berjalan bersama menciptakan lingkungan yang sehat bagi tumbuh kembang generasi muda.

Pandangan ini muncul di tengah tantangan Karawang sebagai kabupaten industri. Jumlah penduduknya yang padat dan beragam menuntut adanya ruang positif bagi remaja agar tidak terjerumus ke pergaulan buruk.

Pramuka sendiri telah lama hadir sebagai organisasi pendidikan di luar sekolah. Di Karawang, kegiatan ini menjangkau ribuan anggota muda dari berbagai tingkat pendidikan.

Momen Perkuat Persatuan di Tengah Keberagaman

Oma berharap Gerakan Pramuka terus menjadi rumah bersama yang inklusif bagi seluruh anak bangsa, tanpa membedakan latar belakang sosial, budaya maupun keyakinan. Ia menyebut keberagaman harus dirawat sebagai kekuatan untuk memperkokoh persatuan nasional.

"Indonesia adalah rumah kita bersama. Perbedaan adalah kenyataan, sementara persatuan adalah pilihan dan tanggung jawab kita,"ungkapkannya.

Pesan serupa pernah disampaikan dalam berbagai momentum kebangsaan lain di Jawa Barat, termasuk dalam peringatan Harlah GP Ansor ke-92 yang menyerukan nasionalisme produktif sebagai cara nyata mencintai bangsa.

Perbedaan pendekatan nasionalisme ini menunjukkan bahwa semangat persatuan bisa ditampilkan melalui berbagai cara, mulai dari organisasi kepemudaan hingga organisasi kemasyarakatan berbasis keagamaan.

Tanggung Jawab Bersama Mendidik Penerus

Oma mengajak masyarakat menjadikan Hari Pramuka ke-65 bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi momentum untuk memperkuat optimisme terhadap masa depan generasi bangsa. Ia berharap Allah SWT senantiasa memberikan bimbingan dalam mendidik generasi penerus.

"Mari terus menanamkan nasionalisme, memperkuat akhlak, merawat persaudaraan dan menghadirkan pengabdian terbaik untuk masyarakat, bangsa dan negara,"pungkasnya.