Gus Hasan Sigap Tanggapi Aspirasi Wali Murid SDN 03 Ciledug, Pendidikan Anak Tetap Jadi Prioritas
Respons cepat Gus Hasan (Anggota Komisi IV DPRD Kab Bekasi) menangani keluhan wali murid SDN 03 Ciledug yang direlokasi ke SMPN 5 Setu akibat pembangunan tol. Solusi sementara diambil agar pendidikan tidak terhambat, sambil menunggu relokasi permanen dengan tiga lokasi usulan yang akan dikaji.

Gus Hasan Turun Tangan: Menyeimbangkan Pembangunan Tol dan Hak Pendidikan Siswa SDN 03 Ciledug
Pembangunan infrastruktur seperti jalan tol seringkali menjadi double-edged sword: mempercepat mobilitas namun terkadang berdampak pada kegiatan masyarakat, termasuk pendidikan. Hal ini terjadi di SDN 03 Ciledug, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, yang harus direlokasi sementara ke SMPN 5 Setu akibat proyek pembangunan jalan tol. Keluhan wali murid terkait jarak dan transportasi segera ditangani oleh Hasan Basri (Gus Hasan), Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi dari Fraksi PKB, dengan langkah-langkah cepat dan terkoordinasi.
Keluhan Wali Murid yang Tidak Boleh Diabaikan
Setelah relokasi dilakukan berdasarkan kesepakatan antara sekolah, Dinas Pendidikan, dan wali murid, muncul beberapa keluhan utama dari orang tua siswa:
- Jarak tempuh yang lebih jauh dari lokasi asli, membuat perjalanan ke sekolah menjadi lebih lama dan melelahkan
- Keterbatasan sarana transportasi umum di sekitar lokasi relokasi
- Banyak orang tua yang tidak memiliki kendaraan bermotor, sehingga kesulitan mengantar dan menjemput anak
Aspirasi ini disampaikan ke pemerintah desa dan diteruskan oleh BPD Desa Ciledug ke Gus Hasan, yang langsung merespons dengan tindakan nyata.
Langkah Cepat Gus Hasan untuk Menjaga Hak Pendidikan
Gus Hasan tidak menunggu lama untuk bertindak. Langkah-langkah yang ia lakukan antara lain:
- Menghubungi Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi secara langsung agar segera menindaklanjuti keluhan wali murid
- Turun langsung ke lokasi relokasi bersama pihak Dinas Pendidikan, BPD Desa Ciledug, sekolah, dan perwakilan wali murid pada jam masuk sekolah, sehingga dapat melihat kondisi secara langsung
- Menggelar rapat bersama pihak terkait untuk merumuskan solusi terbaik yang tidak memberatkan siswa dan orang tua
Solusi Sementara dan Rencana Relokasi Permanen
Dari hasil rapat, disepakati beberapa poin penting:
- Relokasi sementara di SMPN 5 Setu tetap berlanjut, namun dengan penyesuaian waktu belajar: kegiatan belajar mengajar dilaksanakan pada jam siang dengan waktu masuk yang lebih adaptif, sehingga mengurangi beban perjalanan siswa
- Tiga usulan lokasi relokasi permanen di sekitar area SDN 03 Ciledug akan segera dikaji dari sisi teknis dan kelayakan, sehingga lokasi baru tetap dekat dengan lingkungan asli siswa
- Pihak terkait akan terus memantau kondisi dan menerima masukan dari wali murid selama periode relokasi sementara
"Pembangunan penting, tetapi masa depan anak-anak kita jauh lebih penting. Tugas kami memastikan kebijakan berjalan adil dan tidak merugikan masyarakat," tegas Gus Hasan dalam keterangannya.
Implikasi Langkah Gus Hasan untuk Wakil Rakyat Responsif
Langkah cepat Gus Hasan menunjukkan bahwa wakil rakyat yang amanah harus selalu dekat dengan masyarakat dan merespon aspirasi dengan tindakan nyata, bukan hanya ucapan. Hal ini menjadi contoh bagi wakil rakyat lain untuk memprioritaskan kepentingan masyarakat, terutama dalam hal hak dasar seperti pendidikan yang tidak boleh terhambat oleh pembangunan.
Penutup
Keseimbangan antara pembangunan infrastruktur dan hak-hak masyarakat adalah tugas bersama pemerintah dan wakil rakyat. Dengan langkah-langkah yang terkoordinasi dan cepat, Gus Hasan berhasil menciptakan solusi yang tidak memberatkan siswa dan orang tua, sambil tetap mendukung pembangunan yang berkelanjutan. Relokasi SDN 03 Ciledug menjadi bukti bahwa pembangunan tidak harus menjadi hambatan bagi pendidikan, asalkan ada komitmen dari pihak terkait untuk menyeimbangkan kedua hal tersebut.