Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Gubernur Dedi Mulyadi Temui Keluarga Korban Kecelakaan Maut Pantura Indramayu, Salurkan Santunan Rp 25 Juta

Jabar · Oleh · · Diperbarui 26 Agustus 2026

Gubernur Dedi Mulyadi silaturahmi ke keluarga korban kecelakaan maut Pantura Indramayu yang menewaskan 12 orang, salurkan santunan Rp 25 juta per korban.

Gubernur Dedi Mulyadi Temui Keluarga Korban Kecelakaan Maut Pantura Indramayu, Salurkan Santunan Rp 25 Juta

Tragedi Kecelakaan Maut di Jalur Pantura Indramayu

Kecelakaan beruntun terjadi di jalur Pantura, Indramayu, pada medio Juli 2026, menelan 12 korban jiwa dan 6 luka-luka. Insiden tragis ini melibatkan tiga kendaraan, yaitu Daihatsu Gran Max, Hino Box, dan Mitsubishi.

Tabrakan fatal terjadi ketika mobil pikap Daihatsu Gran Max yang tengah mengangkut rombongan pengantin dihantam truck hingga mengakibatkan dampak yang sangat fatal.

Baca Juga: Kejari Purwakarta Tahan Tiga Tersangka Penyalagunaan Kredit Bank BUMN Senilai Rp 3,4 Miliar

KDM Hadir Langsung di Lokasi Kejadian

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) silaturahmi langsung ke kediaman keluarga korban di Desa Cempeh, Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu, pada sore hari. Kedatangannya pukul 17.00 WIB untuk menyampaikan rasa belasungkawa dan menyalurkan bantuan duka.

Warga setempat antusias menyambut kehadiran gubern, baik saat ia menyambangi rumah-rumah duka maupun saat akan bertolak pulang.

Baca Juga: Damkar Kuningan Evakuasi Ular Kobra 1 Meter dari Rumah Guru Ngaji

Santunan Rp 25 Juta untuk Setiap Korban Jiwa

"Ya merasa terbantu, terus meringankan keluarga korban. Banyak-banyak terima kasih kepada Pak Dedi saya ucapkan, atas perwakilan korban saya banyak ucapkan terima kasih."

Bantuan duka sebesar Rp 25 juta untuk setiap korban meninggal dunia diserahkan langsung oleh KDM. Ibu Warsem, perwakilan keluarga korban yang kehilangan dua anggota keluarganya, mengucapkan terima kasih.

Ibu Warsem menjelaskan bahwa dana tersebut akan dialokasikan untuk keperluan pengurusan jenazah dan acara selamatan.

Peringatan Keras Terkait Keselamatan Transportasi

Sebelum meninjau lokasi, KDM telah menyampaikan duka cita melalui akun media sosialnya dan memberikan catatan evaluasi penting terkait kelaikan transportasi di jalan raya.

"Semoga almarhum dan almarhumah diterima iman Islamnya, diampuni segala dosanya, dan mendapat tempat yang mulia di sisi Allah SWT,"ujar KDM.

Ia juga menegaskan larangan penggunaan mobil pikap untuk angkutan orang. "Dan truk-truk harus betul-betul memiliki KIR yang memadai, di-KIR-nya secara administratif dan secara teknis. Bukan hanya di-KIR administrasinya saja, tapi teknisnya tidak dilakukan,"tegasnya.

Kronologi Kecelakaan Maut

Kecelakaan beruntun yang memicu duka mendalam ini terjadi pada medio Juli 2026. Insiden tragis tersebut melibatkan tiga kendaraan:

Tabrakan fatal terjadi ketika mobil pikap dihantam truck, hingga mengakibatkan 12 orang meninggal dunia dan 6 orang lainnya luka-luka.

Imbauan untuk Masyarakat

KDM mengingatkan seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam berlalu lintas. Evaluasi terhadap kelaikan kendaraan di jalan raya perlu dilakukan secara menyeluruh agar tragedi serupa tidak terulang kembali.

Masyarakat diimbau untuk memastikan kendaraan yang digunakan layak jalan dan sesuai peruntukannya.