Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Gubernur Dedi Mulyadi Jamin Pemulihan Korban Penyekapan Bandung dengan Deposit Rp1 Miliar

KDM · Oleh · · Diperbarui 13 Agustus 2026

Gubernur Dedi Mulyadi jamin pemulihan korban penyekapan di Bandung dengan deposit Rp1 miliar di RSHS. Proses pemulihan diperkirakan memakan waktu satu tahun.

Gubernur Dedi Mulyadi Jamin Pemulihan Korban Penyekapan Bandung dengan Deposit Rp1 Miliar

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan komitmen serius pemerintah provinsi dalam pendampingan korban penyekapan dan penganiayaan di Bandung. Kunjungan langsung ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) menjadi bukti nyata perhatian pemerintah terhadap korban yang masih memerlukan proses pemulihan jangka panjang.

Komitmen Finansial untuk Kesembuhan Korban

Dalam kunjungannya, orang nomor satu di Provinsi Jawa Barat ini didampingi Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, R. Vini Adiani Dewi. Keduanya bertemu dengan sekitar 14 dokter spesialis dan tim medis RSHS dari berbagai bidang ilmu di ruang Auditorium MCHC (Mother and Child Healthcare Center).

Baca Juga: Pemprov Jabar Pindahkan Lokasi Upacara HUT ke-81 dari Gasibu ke Halaman Gedung Sate

"Paling utama melihat perkembangan dan rencana-rencana ke depan dari sisi medik. Insya Allah tadi sudah disampaikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan mendampingi sampai sembuh," tegas Dedi Mulyadi.

Sebagai bentuk nyata komitmen tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah mendepositokan dana sebesar Rp1 miliar di RSHS khusus untuk biaya penyembuhan korban yang diketahui bernama YTR, 29 tahun.

Proses Medis yang Memerlukan Waktu Panjang

Direktur Utama RSHS, H. Rachim Dinata Marsidi, menjelaskan kondisi pasien saat ini. Pihak rumah sakit masih berfokus pada proses menghilangkan infeksi yang diderita korban sebelum.

Baca Juga: Farhan Panggil Semua Operator Transportasi di Stasiun Bandung untuk Atasi Kemacetan

"Kami dalam sebulan ini fokus di menghilangkan infeksi karena tidak bisa langsung operasi kalau infeksi masih ada, tidak akan sembuh," jelas Rachim.

Rachim menambahkan bahwa tim medis telah menyusun jadwal pemulihan secara komprehensif, mencakup perawatan bagian wajah dan kaki korban yang mengalami luka akibat penyekapan dan penganiayaan.

Estimasi Pemulihan Satu Tahun

Tim dokter RSHS memperkirakan proses pemulihan YTR memakan waktu yang cukup panjang, yakni sekitar satu tahun. Waktu ini diperlukan mengingat kompleksitas penanganan yang harus dilakukan secara bertahap dan terintegrasi.

Penanganan korban tidak hanya sekadar operasi, tetapi juga melibatkan proses rehabilitasi yang menyeluruh. Kolaborasi dari berbagai disiplin ilmu kedokteran menjadi kunci keberhasilan pemulihan pasien.

Komitmen pemerintah provinsi melalui deposit Rp1 miliar ini diharapkan mampu menjamin keberlangsungan perawatan hingga korban pulih sepenuhnya. Ini juga menjadi signal kuat bahwa pemerintah tidak akan meninggalkan korban kekerasan dalam proses hukum dan pemulihan mereka.

Proses panjang yang dihadapi YTR menjadi pengingat bahwa penanganan kasus kekerasan memerlukan pendekatan holistik, tidak hanya dari sisi hukum tetapi juga pendampingan medis dan psikososial bagi korban.