Grab dan OVO Finansial Latih 1.400 Pelaku UMKM Pakai Teknologi Pemasaran Digital dan Kelola Keuangan
Grab dan OVO Finansial latih 1.400 UMKM pakai teknologi pemasaran digital dan literasi keuangan lewat program Teras Perwira 2026.

Bandung punya potensi ekonomi digital yang besar. Jumlah mahasiswa dan anak muda yang kreatif jadi modal utama kota ini untuk menjadi pusat wirausaha baru. Perubahan perilaku konsumen yang semakin digital jadi peluang sekaligus tantangan tersendiri buat mereka yang mau mulai atau kembangkan usaha.
Grab dan OVO Finansial menjawab kebutuhan itu lewat program Teras Perwira 2026. Program ini melatih 1.400 Mitra GrabMerchant dari 10 kota di Indonesia sepanjang Agustus hingga awal September 2026. Mereka mendapatkan pembekalan soal strategi bisnis yang relevan dengan perkembangan teknologi saat ini.
Materi yang diberikan mencakup tiga area utama. Pertama, strategi pemasaran digital lewat GrabAds yang membantu produk lebih mudah ditemukan konsumen. Kedua, penghitungan Harga Pokok Penjualan menggunakan BisaMatika supaya pelaku usaha tahu struktur biaya mereka secara detail. Ketiga, pemanfaatan Asisten AI GrabMerchant untuk berdiskusi mengenai performa toko, inspirasi menu, dan strategi promosi.
Baca Juga: Persib Bandung Tatap Derbi Paulista di SUGBK sebagai Tamu di Posisi Runner Up Klasemen
GrabModal by OVO Finansial sudah menyalurkan pendanaan lebih dari Rp6 triliun kepada 445.000 UMKM dan pengemudi di ekosistem Grab. Angka ini menunjukkan akses permodalan yang selama ini sulit dijangkau pelaku usaha kecil bisa terbuka lewat platform digital.
"Di tengah semakin beragamnya pilihan konsumen, tantangan bagi merchant bukan hanya menghadirkan produk yang relevan, tetapi juga memastikan produk tersebut mudah ditemukan dan menjangkau konsumen yang tepat," kata Roy Nugroho, Director of Commercial Grab Indonesia.
Untuk pelaku usaha di sektor kuliner, hasilnya bisa diukur. Geprek Yuksss di Makassar berhasil menumbuhkan pendapatan lebih dari 120 persen setelah menerapkan strategi digital lewat GrabAds. Mereka menggabungkan cara tersebut dengan inovasi menu, kolaborasi produk, dan promosi Diskon Puas.
Baca Juga: Beckham Putra Minta队友 Tenang Ladeni Persija di SUGBK
GrabModal by OVO Finansial juga menyediakan opsi permodalan dan fitur Jeda Bayar yang memberi fleksibilitas bagi pelaku usaha dalam situasi tertentu seperti sakit atau kepentingan keluarga. Lindawati, pemilik Nasi Goreng Capcay Kedai Mimo di Surabaya, menilai pemahaman mengenai keuangan membantu pelaku usaha menentukan langkah pengembangan bisnis.
"Menjalankan usaha bukan cuma soal bagaimana jualan makin ramai, tapi juga bagaimana kita bisa mengatur keuangan dan mengambil keputusan yang tepat untuk usaha," katanya.
Program Teras Perwira menekankan bahwa kemampuan bisnis tradisional perlu dipadukan dengan penguasaan teknologi digital dan literasi keuangan. Di Bandung, di mana banyak anak muda kreatif dan inovatif, pelatihan seperti ini sangat relevan karena membuka akses ke pengetahuan dan permodalan yang mereka butuhkan untuk bersaing di era digital.
Grab dan OVO Finansial melatih 1.400 pelaku usaha melalui program Teras Perwira 2026 untuk bertahan di era ekonomi digital.