Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Gotong Royong Bersama Warga, Kepala Desa Karangsari Tunjukkan Kepemimpinan yang Hadir dan Peduli

Jabar · Oleh Tasya Oktaviani · · Diperbarui 2 Maret 2026

Kepala Desa Karangsari, H. Bao Umbara, turun langsung bersama Satlinmas dan warga melakukan gotong royong pembersihan saluran air di Kampung Citarik Menye sebagai upaya pencegahan banjir. Langkah ini menunjukkan kepemimpinan yang dekat dengan masyarakat dan perhatian terhadap lingkungan.

Gotong Royong Bersama Warga, Kepala Desa Karangsari Tunjukkan Kepemimpinan yang Hadir dan Peduli

Kepemimpinan Dekat Masyarakat: Kepala Desa Karangsari Turun Langsung Bersihkan Saluran Air

Di Kampung Citarik Menye, RT 003 RW 004, Kecamatan Cikarang Timur, semangat gotong royong kembali menyelimuti warga. Kali ini, kegiatan pembersihan saluran air tidak hanya diikuti oleh warga dan Satlinmas, tetapi juga Kepala Desa Karangsari, H. Bao Umbara, yang turun langsung ke lapangan tanpa sekat dengan masyarakat.

Latar Belakang Kegiatan Gotong Royong

Saluran air di wilayah ini seringkali tersumbat oleh lumpur dan sampah, terutama setelah musim hujan yang intens. Kondisi ini menjadi potensi besar terjadinya banjir yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari warga dan merusak properti. Oleh karena itu, pihak desa bersama warga mengambil langkah preventif dengan melakukan pembersihan saluran air secara menyeluruh.

Tujuan Utama: Pencegahan Banjir di Musim Hujan

Tujuan utama dari kegiatan ini adalah meminimalisir risiko banjir yang kerap mengancam permukiman warga di Karangsari. Dengan membersihkan saluran air, aliran air hujan dapat berjalan lancar tanpa terhambat, sehingga tidak menumpuk di permukiman. H. Bao Umbara menjelaskan bahwa langkah ini bukan hanya untuk mengatasi masalah saat ini, tetapi juga untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi warga jangka panjang.

"Kehadiran pemimpin di tengah masyarakat bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari tanggung jawab moral. Saya ingin melihat langsung kondisi yang dihadapi warga dan memastikan solusi yang kita ambil benar-benar tepat sasaran," ujar H. Bao Umbara.

Kepemimpinan yang Bercontoh: Dari Formalitas ke Tindakan Nyata

Keterlibatan langsung H. Bao Umbara dalam kegiatan ini menjadi teladan bagi pemimpin lain. Banyak warga menyatakan bahwa kehadiran kepala desa di lapangan membuat mereka lebih termotivasi untuk berpartisipasi dalam gotong royong. Hal ini juga menunjukkan bahwa kepemimpinan sejati tidak hanya berbicara dari meja kantor, tetapi juga turun tangan bersama masyarakat. Tidak hanya itu, kehadiran beliau juga memudahkan komunikasi langsung antara pemimpin dan warga, sehingga setiap masalah yang dihadapi dapat diselesaikan dengan lebih cepat dan tepat.

Dampak Jangka Panjang: Ikatan Sosial dan Kesadaran Lingkungan

Selain mencegah banjir, kegiatan gotong royong ini juga memiliki dampak positif lainnya, yaitu:

Dengan langkah ini, diharapkan Karangsari dapat menjadi desa yang lebih tangguh terhadap bencana banjir dan memiliki masyarakat yang lebih solid dan peduli terhadap lingkungan sekitar. Kepemimpinan yang dekat dengan masyarakat seperti yang ditunjukkan oleh H. Bao Umbara menjadi bukti bahwa perubahan positif dimulai dari tindakan nyata yang dilakukan bersama.