Gerakan Tanami Halaman: 28 Ribu Kader PKK Bandung Dorong Ekonomi Lokal 2024
28.000 kader PKK Bandung gerakkan ekonomi lokal lewat "Tanami Halaman". Manfaatkan pekarangan, didukung Pemkab, demi kesejahteraan masyarakat.

Pemkab Bandung Targetkan 28.000 Kader PKK dalam Gerakan Tanami Halaman untuk Dongkrak Ekonomi Lokal
Bandung, Jawa Barat – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung secara ambisius menargetkan partisipasi 28.000 kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dalam Gerakan Tanami Halaman (Gertanam). Inisiatif ini digulirkan untuk mengerek perputaran ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan lahan pekarangan rumah.
Bupati Bandung, Dadang Supriatna, dalam keterangan persnya pada Rabu (15/5), mengutarakan bahwa program ini akan dilaksanakan secara bertahap, menjangkau seluruh kecamatan mulai tahun 2026. "Target peserta gerakan ini adalah 28.000 kader PKK yang akan dijangkau secara bertahap. Tahun ini, kami memulai di Kecamatan Soreang, dan pada tahun 2026, program akan digulirkan secara menyeluruh ke seluruh wilayah Kabupaten Bandung," jelas Dadang.
Dukungan Operator Teknis dan Pengelolaan Hasil Produksi
Kader PKK yang terlibat dalam Gertanam tidak akan berjuang sendiri. Mereka akan mendapatkan pendampingan dari kader Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) yang bertindak sebagai operator teknis. Peran KDMP sangat krusial, membimbing mulai dari proses penanaman hingga pengelolaan hasil produksi di halaman rumah.
"Kader KDMP nantinya akan berperan sebagai operator teknis hasil produksi kader PKK. Ini dimulai dari penanaman halaman dengan komoditas seperti sayur-mayur atau tanaman lain yang sesuai dengan kondisi lapangan setempat, kemudian membantu pemasarannya," tambah Bupati Dadang.
Jaringan KDMP Siap Menampung Produk Lokal
Produk-produk yang dihasilkan oleh para kader PKK nantinya akan dibeli dan didistribusikan melalui jaringan KDMP. Hingga saat ini, KDMP telah terbentuk di 280 desa dan kelurahan di Kabupaten Bandung, dengan total 262 koperasi yang telah beroperasi secara aktif. Jaringan yang luas ini diharapkan mampu menjamin penyerapan hasil produksi dan menciptakan stabilitas harga bagi para petani rumahan.
Potensi Sinergi dengan Program Pangan Nasional
Pada kesempatan yang sama, Bupati Dadang juga menyoroti potensi besar perputaran ekonomi jika program ini dapat bersinergi dengan ekosistem penyuplaian bahan baku untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sinergi semacam ini tidak hanya meningkatkan pendapatan masyarakat lokal tetapi juga mendukung ketahanan pangan nasional.
Program Gertanam diharapkan tidak hanya menghijaukan halaman rumah tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi keluarga di Kabupaten Bandung, menciptakan kemandirian pangan, dan membuka peluang pendapatan baru bagi ribuan keluarga.
ATR