Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Gelar Khitanan Massal dan Cek Kesehatan Gratis, 25 Anak di Bojongloa Kidul Bandung Antusias

Bandung · Oleh · · Diperbarui 25 Agustus 2026

25 anak di Bojongloa Kidul Bandung ikuti khitanan massal dan cek kesehatan gratis hasil kolaborasi Majelis Taklim Daarul Ilmi dan PC Persis Bojongloa Kidul.

Gelar Khitanan Massal dan Cek Kesehatan Gratis, 25 Anak di Bojongloa Kidul Bandung Antusias

Sebanyak 25 anak di Bojongloa Kidul, Kota Bandung, mengikuti khitanan massal dengan penuh semangat, Minggu (11/7/2025). Acara yang diadakan di Gedung Dakwah Terpadu (GDT) Persis Bojongloa Kidul ini bukan sekadar kegiatan sunatan, tetapi juga memberikan manfaat kesehatan bagi masyarakat sekitar.

Kolaborasi Majelis Taklim dan PC Persis Bojongloa Kidul

kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara Majelis Taklim Daarul Ilmi dan PC Persis Bojongloa Kidul. Kedua pihak berkomitmen untuk memberikan layanan kesehatan dasar yang mudah diakses warga sekitar. Acara dimulai sejak pukul 06.00 WIB, menunjukkan persiapan matang dari penyelenggara.

Baca Juga: Pakar Jelaskan Langkah Saat Dikejar Anjing, Berlari Justru Picu Serangan

Manfaat Ganda bagi Masyarakat

selain khitanan massal, peserta dan warga sekitar juga mendapatkan layanan cek kesehatan gratis. Kombinasi ini memberikan manfaat ganda, di mana masyarakat tidak hanya menjalankan kewajiban agama, tetapi juga mendapatkan pemeriksaan kesehatan secara cuma-cuma.

"Kami ingin memberikan kemudahan bagi keluarga yang membutuhkan, sekaligus memastikan kesehatan anak-anak terjaga," jelas salah satu penyelenggara.

Antusiasme Tinggi dari Peserta

sebanyak 25 anak yang mengikuti kegiatan ini menunjukkan antusiasme tinggi dari masyarakat Bojongloa Kidul. Keluarga-keluarga di sekitar GDT Persis Bojongloa Kidul tampak hadir mendukung anak-anak mereka.

Baca Juga: Brand Fashion Muslimah Kalisha Rayakan Ultah ke-7 dengan Libatkan Ratusan Afiliator dan Penjahit Mitra dari Tasikmalaya

Dampak Positif bagi Kesehatan Masyarakat

kegiatan serupa diharapkan dapat terus diselenggarakan secara rutin. Dengan menggabungkan kegiatan keagamaan dan pemeriksaan kesehatan, masyarakat mendapat akses layanan yang lebih merata.

Langkah ini menjadi contoh nyata bagaimana organisasi masyarakat dapat berperan aktif dalam meningkatkan kesejahteraan warganya.