Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Dadang Supriatna Perintahkan Verifikasi 1.066 ASN Bandung Terindikasi Judi Online

Bandung · Oleh ·

1.066 ASN Kabupaten Bandung terindikasi terlibat judi online. Warga担忧 pelayanan publik terpengaruh. Verifikasi segera dilakukan.

Sebanyak 1.066 aparatur sipil negara di Kabupaten Bandung terindikasi terlibat dalam praktik judi online. Mereka terdata berdomisili di wilayah kabupaten tersebut, berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai sumber.

BPATK PPATK mencatat perputaran dana judi online secara nasional pada semester I 2026 mencapai angka yang fantastis. Kondisi ini mendorong Pemerintah Kabupaten Bandung melakukan penelusuran lebih dalam terhadap pegawainya sendiri.

"Kecanduan judi online dapat memicu persoalan ekonomi pribadi, utang, gangguan konsentrasi kerja hingga berpotensi menimbulkan persoalan integritas," ucap Bupati Bandung Dadang Supriatna.

Baca Juga: BMKG Prediksi Cuaca Bandung Senin 24 Agustus Cerah Berawan Sepanjang Hari

Warga Menanggung Risikonya

Dari jumlah tersebut, belum semuanya merupakan pegawai struktural di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung. Mereka tersebar di berbagai perangkat daerah, camat, dan unit kerja.

一名 warga Kecamatan Cicalengka yang enggan disebutkan namanya mengakui kekhawatirannya. "Kalau yang melayani kami di kecamatan ternyata main judi online, bagaimana desempeño pelayanan kami?" tanyanya ketika dikonfirmasi.

Baca Juga: IIGCE 2026 Gagas Swasembada Energi lewat Panas Bumi, 88 Persen Cadangan Belum Tergarap

Keraguan serupa disampaikan sejumlah warga di Kecamatan Rancaekek. Mereka mempertanyakan apakah kinerja ASN yang terindikasi bermain judi online tetap optimal atau justru terbengkalai.

Verifikasi Dilakukan Terbuka

Dadang memerintahkan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) melakukan pencocokan data secara mendalam. Proses verifikasi ini mencakup身份的确认 dari setiap ASN yang terdata.

"Saya sudah meminta agar proses verifikasi dilakukan secepatnya. Jangan ditutup-tutupi dan jangan ada yang dilindungi," tegas Dadang pada Senin (24/8).

Pemkab Bandung mengklaim tidak akan melindungi siapa pun yang terbukti terlibat. Namun warga tetap diminta sabar menanti hasil verifikasi agar tidak menghakimi seluruh ASN secara sepihak.

Langkah Preventif Diperluas

一名 kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung membenarkan adanya imbauan dari bupati. Seluruh camat dan pimpinan unit kerja diminta memperketat pengawasan terhadap bawahannya masing-masing.

"Berhenti kalau masih ada yang bermain judi online. Berhenti sekarang juga. Jangan menunggu dipanggil atau diperiksa," pesannya.

Pemkab Bandung juga membuka peluang koordinasi dengan PPATK serta aparat penegak hukum untuk memperkuat pencegahan. Koordinasi ini diharapkan bisa mengungkap jaringan peredaran dana yang lebih luas.

Perbandingan dengan Klaim Tahun Lalu

一名 sumber internal menyebutkan terdapat tren peningkatan jumlah ASN terindikasi terlibat judi online di wilayah Kabupaten Bandung dalam dua tahun terakhir. Namun klaim ini belum bisa diverifikasi secara independen.

Seorang aktivis anti korupsi di Bandung menilai langkah verifikasi ini sebagai langkah awal yang baik. "Yang penting kemudian ditindak sesuai hukum yang berlaku, bukan hanya sekadar statement," katanya.

Masalah serupa sebelumnya juga ditemukan di lingkungan Pemerintah Kota Bandung. Dari 1.066 ASN Kota Bandung yang terindikasi bermain judi online, 600 di antaranya sudah terdata sejak 2020. 1.066 ASN Bandung Terindikasi Main Judol.

Di Kabupaten Kuningan, langkah serupa juga diambil. Pemerintah setempat berkomitmen menindak tegas ASN yang terbukti bermain judi online. Kuningan Perintahkan Tindak Tegas ASN.