Garut Undur Diri sebagai Tuan Rumah, MTQ Provinsi Jawa Barat 2026 Ditunda ke 2027
MTQ tingkat Provinsi Jawa Barat 2026 ditunda ke 2027 setelah Garut mundur sebagai tuan rumah karena keterbatasan anggaran. Tidak ada daerah pengganti yang bersedia.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi menunda pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) tingkat Provinsi tahun 2026. Keputusan ini menyusul pengunduran diri Kabupaten Garut sebagai tuan rumah akibat keterbatasan anggaran.
"Awalnya tuan rumah itu sudah ada Garut, tetapi mereka berkirim surat tidak kuasa karena memang urusan anggaran," kata Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Provinsi Jawa Barat Asep Sukamana di Tasikmalaya, Senin (3/8/2026).
Asep menjelaskan, Pemerintah Provinsi sudah menanyakan ke beberapa daerah lain untuk menggantikan posisi tuan rumah. Tidak ada satu pun yang bersedia.
"Provinsi Jawa Barat sudah menanyakan ke beberapa daerah lain untuk menjadi pengganti tuan rumah, tetapi tidak ada yang berminat," katanya.
Kondisi fiskal yang terbatas menjadi alasan utama ketiadaan pengganti. Idealnya, anggaran untuk MTQ tingkat provinsi berada di bawah Rp10 miliar. Sebagian besar daerah kini menghadapi keterbatasan dana.
Banyak pemerintah kota dan kabupaten telah merampungkan seleksi MTQ tingkat daerah dan siap mengirimkan kafilah mereka. Penundaan ini sempat memicu protes dari sejumlah wilayah.
Berdasarkan arahan Gubernur Jawa Barat, MTQ tingkat provinsi baru akan gelar pada 2027. Seperti diketahui, perencanaan MTQ tingkat provinsi tahun ini berbarengan dengan MTQ Nasional di Semarang.
"Secara umum, ini murni karena kondisi fiskal daerah," tegas Asep yang juga mantan Pj Wali Kota Tasikmalaya.
LPTQ Provinsi Jawa Barat akan gelar rapat kerja untuk membahas kemungkinan ke depan.