Garut gelar kontes ternak untuk jaga kualitas 658.951 domba unggulannya
658.951 domba tersebar di Garut, pemerintah gelar kontes tahunan untuk jaga kualitas ternak unggul khas Jawa Barat ini agar tetap bernilai ekonomi tinggi.

Sebanyak 658.951 domba tersebar di seluruh Garut, Jawa Barat. Angka itu menjadikannya salah satu populasi domba terbesar di provinsi ini. Untuk menjaga kualitas ternak tersebut, Pemerintah Kabupaten Garut bersama Himpunan Peternak Domba dan Kambing Indonesia (HPDKI) gelar kontes ternak secara rutin.
Kontes jadiajang identifikasi Bibit Unggul
Kontes ternak bukan sekadar acara penghargaan. Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskannak) Kabupaten Garut, Dyah Savitri, mengatakan kegiatan itu menjadi sarana mengidentifikasi ternak-ternak unggul yang bisa mendukung pengembangan bibit berkualitas.
Baca Juga: Warga Hulu Cisadane Beli Air Rp2.000 per Galon Saat Kemarau Meskipun Tinggal di Zona Penyangga TNGHS
Domba Garut memiliki nilai ekonomi sekaligus nilai budaya dan kekayaan genetik yang menjadi bagian identitas masyarakat Jawa Barat. Pemerintah daerah terus mendorong pengembangannya secara berkelanjutan melalui beberapa langkah strategis.
Lima Strategi Penguatan Peternakan Domba
Dyah Savitri menjelaskan langkah yang dilakukan pemerintah untuk menjaga kualitas domba Garut. Pertama, pelestarian dan pengembangan sumber daya genetik. Kedua, peningkatan kualitas pembibitan. Ketiga, penguatan kapasitas dan kompetensi peternak melalui pendampingan manajemen pemeliharaan, reproduksi, dan kesehatan hewan.
Baca Juga: BPBD Cianjur imbau warga 32 kecamatan waspadai longsor saat musim hujan
Keempat, peningkatan kualitas pakan dan efisiensi usaha. Kelima, penguatan kelembagaan dan jejaring peternak. Pendampingan ini bertujuan agar peternak mampu melakukan pencatatan ternak secara mandiri.
"Kontes juga menjadi momentum mempertemukan peternak, komunitas, juri dan para pemangku kepentingan untuk menunjukkan kualitas domba Garut sekaligus mendorong peningkatan daya saing usaha peternakan rakyat," kata Dyah Savitri.
Potensi Ekonomi untuk Pedesaan Garut
Populasi domba yang besar menjadi modal penting dalam pengembangan peternakan rakyat. Dyah Savitri menilai potensi ini bisa meningkatkan pendapatan masyarakat, menciptakan lapangan kerja, dan menyediakan pangan asal hewan bagi warga sekitar.
Pengembangan domba Garut tidak hanya bergantung pada pemerintah daerah. Dyah Savitri menekankan perlunya kolaborasi antara pemerintah dengan peternak, komunitas, dunia usaha, akademisi, lembaga pembiayaan, dan organisasi peternak.
Peran HPDKI dalam Pengembangan Domba
HPDKI turut berperan aktif dalam setiap gelaran kontes. Organisasi ini membantu menjembatani komunikasi antara peternak dengan berbagai pemangku kepentingan. Melalui kegiatan tahunan itu, peternak mendapatkan akses terhadap informasi pembibitan modern dan jaringan pasar.
Domba Garut diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan daerah. Dengan potensi populasi dan basis peternak yang kuat, komoditas ini ditargetkan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Garut secara nyata.