Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Gadis Cianjur Tewas: Polisi Cari Ayah Tiri Pernah Kerja di Kamboja

Jabar · Oleh Raka Permana ·

Polisi melakukan penyelidikan kasus gadis remaja Cianjur yang ditemukan tewas di rumahnya. Ayah tiri korban yang pernah bekerja di Kamboja kini hilang, dan polisi menunggu hasil autopsi untuk mengungkap penyebab kematian.

Gadis Cianjur Tewas: Polisi Cari Ayah Tiri Pernah Kerja di Kamboja

Ilustrasi TKP pembunuhan Ilustrasi TKP pembunuhan. Foto: Dok. Istimewa

Kasus Kematian Gadis Remaja di Cianjur: Penyelidikan Berlanjut

Kabupaten Cianjur, Jawa Barat – Polda Cianjur masih menjalankan penyelidikan mendalam terhadap kasus kematian gadis remaja berinisial SH (16) yang ditemukan tak bernyawa di kamar tidurnya di Desa Ciramagirang, Kecamatan Cikalongkulon, pada Selasa (26/5). Korban ditemukan dalam kondisi dengan mulut berbusa dan adanya darah pada area alat kelamin, menimbulkan dugaan adanya tindak kejahatan.

Profil Korban dan Kondisi Keluarga

Menurut keterangan Kepala Desa Ciramagirang Sulaeman Efendi, korban adalah anak sulung dari tiga bersaudara. Saat ini, ia sedang menempuh pendidikan di kelas 10 SMK, dengan dua adik laki-laki: satu sedang menempuh pendidikan di kelas 5 SD dan adik yang lainnya masih berada di usia PAUD. Korban dan adik-adiknya tinggal bersama ayah tirinya berinisial O, yang sebelumnya dikenal pernah bekerja di Kamboja selama beberapa waktu. Sulaeman mengakui bahwa dirinya tidak mengetahui secara pasti jenis pekerjaan yang dijalani oleh ayah tiri korban selama berada di luar negeri, serta detail lainnya mengenai riwayat kerja sang ayah tiri. Sementara itu, ibu korban saat ini sedang bekerja di Arab Saudi, sehingga tidak dapat hadir untuk menangani peristiwa ini. Kondisi keluarga yang terpisah karena pekerjaan luar negeri menjadi salah satu faktor yang menarik perhatian penyelidik, mengingat korban tinggal bersama ayah tirinya tanpa pengawasan orang tua kandung.

Tanggapan Desa dan Awal Penyelidikan

Kepala Desa Ciramagirang Sulaeman Efendi mengatakan bahwa ia pertama kali mendapatkan laporan mengenai kondisi korban dari warga sekitar pada hari Selasa. Setelah tiba di lokasi kejadian, ia melihat tanda-tanda ketidakwajaran pada tubuh korban dan langsung melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut. Setelah peristiwa kematian korban terjadi, ayah tiri korban menghilang tanpa keterangan apapun. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pencarian secara luas untuk menemukan keberadaan sang ayah tiri, yang dianggap sebagai orang yang penting dalam penyelidikan ini.

Penyelidikan dan Hasil Autopsi yang Ditunggu

Kasatreskrim Polres Cianjur AKP Fajri Amelia Putra mengkonfirmasi bahwa timnya masih menjalankan penyelidikan secara menyeluruh terhadap kasus ini. Selain mencari keberadaan ayah tiri korban, penyidik juga sedang menunggu hasil pemeriksaan autopsi dari dokter forensik di RSUD Sayang, yang diharapkan dapat memberikan informasi resmi mengenai penyebab kematian korban. "Hingga saat ini, proses penyelidikan masih berlangsung. Kita belum dapat memberikan informasi lebih lanjut mengenai detail kasus ini, termasuk penyebab pasti kematian korban, karena kita masih menunggu hasil autopsi yang resmi," ujar Fajri dalam wawancara dengan awak media. Fajri menambahkan bahwa pihak kepolisian tidak dapat memberikan informasi apapun mengenai dugaan tindak kejahatan sebelum hasil autopsi dan penyelidikan lebih lanjut selesai dilakukan.

Harapan Masyarakat dan Desa

Sulaeman Efendi, Kepala Desa Ciramagirang, menambahkan bahwa pihak desa berharap polisi dapat segera mengungkap peristiwa ini dan menemukan kebenaran yang sesungguhnya. Ia juga mengakui bahwa masih ada ketidakpastian mengenai hubungan antara kepergian ayah tiri korban dengan kasus kematian gadis remaja tersebut. "Kita berharap polisi dapat bekerja dengan cepat dan menemukan kebenaran untuk keluarga korban. Kita juga mengimbau warga sekitar yang memiliki informasi apapun mengenai kasus ini untuk segera melaporkannya kepada pihak berwenang," jelas Sulaeman. Sampai saat ini, tidak ada informasi tambahan mengenai perkembangan penyelidikan yang dapat diungkapkan oleh pihak kepolisian. Masyarakat diharapkan dapat memberikan informasi apapun yang berkaitan dengan kasus ini untuk membantu penyelidikan yang sedang berlangsung.