Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Fakta Baru: Korban Penyekapan di Kos Bandung Tak Pernah Keluar Kamar Tiga Bulan, Pelaku Bentuk Tim Buru Tersangka

KBB · Oleh · · Diperbarui 8 Agustus 2026

Fakta baru muncul: korban penyekapan di kos Cileunyi Bandung tak pernah keluar kamar tiga bulan. Polisi bentuk tim khusus buru pelaku.

Fakta Baru: Korban Penyekapan di Kos Bandung Tak Pernah Keluar Kamar Tiga Bulan, Pelaku Bentuk Tim Buru Tersangka

Fakta-fakta Baru Kasus Penyekapan dan Penganiayaan di Kos Bandung

Muncul fakta-fakta baru dalam kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap wanita berinisial YTR (29) di kawasan Cileunyi, Kabupaten Bandung. Seorang saksi penjaga kos bernama Resa Rohendi mengungkapkan bahwa korban hampir tidak pernah terlihat keluar kamar selama kurun waktu tiga bulan.

Kronologi Kedatangan Korban bersama Pelaku

Saksi menyatakan bahwa korban pertama kali datang ke lokasi kos dalam keadaan sudah kesulitan berjalan. Pelaku bahkan harus memapah korban saat memasuki kamar kos. Keduanya mengaku sebagai pasangan suami istri saat menyewa kamar.

Baca Juga: Ribuan Tenaga Non-ASN di Bandung Barat Tak Bisa Direkrut jadi PPPK Paruh Waktu Tahun Ini

"Pas pertama datang jalannya juga susah, dipapah sama dia masuk ke kamar kos. Selama tiga bulan di sini juga hampir tidak pernah terlihat keluar," jelas Resa saat diwawancarai.

Pelaku Klaim Sudah Menikah, Buku Nikah Tak Pernah Ditunjukkan

Pihak pengelola kos meminta pasangan tersebut menunjukkan buku nikah sesuai aturan yang berlaku bagi penghuni berstatus pasangan menikah. Namun, dokumen tersebut tidak pernah diperlihatkan meskipun sudah lebih dari satu bulan menempati kamar.

Baca Juga: Pengobatan Turun Temurun di Cihampelas Bandung Barat Klaim Panggul dan Paha Paling Sulit Sembuhkan

Perubahan Perilaku Pelaku Setelah Satu Bulan

Awalnya, lanjut Resa, pelaku tidak menunjukkan perilaku mencurigakan. Namun, setelah sekitar satu bulan tinggal, sikapnya berubah drastis menjadi lebih agresif dan arogan terhadap orang-orang di sekitarnya.

"Awalnya baik-baik saja. Cuma setelah satu bulan, kelakuannya jadi arogan. Orang lewat tidak permisi dia marah-marah, ada yang datang untuk perbaikan tower juga istrinya suka dimarahi," tutur Resa.

Kekhawatiran Pengelola Kos

Pengelola kos menyatakan sempat merasa khawatir karena tersangka kerap marah tanpa alasan yang jelas. Kondisi ini dikhawatirkan dapat mengganggu penghuni lain maupun warga sekitar.

Mantan Istri Pelaku Akui Pernah Mengalami Perlakuan Serupa

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, mantan istri pelaku mengaku pernah mengalami perlakuan serupa, meski tidak separah yang dialami korban YTR.

Polisi Bentuk Tim Khusus untuk Buru Terduga Pelaku

Kepolisian Daerah Jawa Barat telah membentuk tim khusus untuk memburu terduga pelaku penyekapan dan penganiayaan terhadap YTR yang hingga kini masih dalam pencarian. Kabid Humaspoldajabar Komisaris Besar Polisi Hendra Rochmawan mengatakan tim gabungan tersebut dibentuk guna mempercepat pengungkapan kasus dan penangkapan tersangka.

"Sudah, kita membentuk tim khusus, gabungan. Insyaallah kita doakan semoga segera terungkap," tegas Hendra di Bandung Barat.

Penyidikan Berlanjut hingga Pelaku Tertangkap

Polda Jawa Barat memastikan proses penyidikan dan pencarian terduga pelaku terus dilakukan hingga berhasil ditangkap. Polisi juga akan mengungkap secara menyeluruh dugaan penyekapan dan penganiayaan yang dilaporkan korban.

Poin Penting Kasus: