Evakuasi WNI dari Iran: 32 Orang Termasuk 13 Warga Jawa Barat
Pemerintah Indonesia menggevakuasi 32 WNI dari Iran akibat konflik regional, dengan 13 di antaranya warga Jawa Barat yang akan pulang via dua kloter penerbangan pada 10 dan 11 Maret 2026.

Latar Belakang Konflik Regional yang Memicu Evakuasi
Konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang memanas sejak Sabtu (28/2/2026) dengan serangan militer ke wilayah Tehran mendorong pemerintah Indonesia untuk mengambil langkah evakuasi terhadap warga negara yang berada di Iran. Keputusan ini diumumkan oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono pada Selasa (3/3/2026), dengan proses evakuasi yang dimulai pada Jumat sebelum pernyataan resmi.
Total WNI yang Dievakuasi dan Pembagian Kloter
Kepala Bidang Penempatan Perluasan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Barat, Hendra Kusuma Sumantri, mengkonfirmasi bahwa total 32 Warga Negara Indonesia (WNI) akan dipulangkan ke tanah air via dua kloter penerbangan. Dari jumlah tersebut, 13 orang di antaranya merupakan warga Jawa Barat.
"Dari total 32 WNI, terdapat 13 orang yang berasal dari Jawa Barat," ujar Hendra dalam keterangan pers pada Kamis (12/3/2026).
Penerbangan evakuasi dibagi menjadi dua tahap:
- Kloter pertama berjumlah 22 orang, dengan 10 di antaranya berasal dari Jawa Barat, dijadwalkan tiba di Indonesia pada 10 Maret pukul 18.00 WIB.
- Kloter kedua berjumlah 10 orang, dengan 3 warga Jawa Barat, akan tiba pada 11 Maret pukul 18.00 WIB.
Selain jumlah tersebut, terdapat dua orang WNI dari daerah lain yang meminta fasilitasi kepulangan dari pemerintah daerah, masing-masing berasal dari Jawa Tengah dan Nusa Tenggara Barat.
Rencana Pulang dan Data yang Masih Ditanunggu
Menurut Hendra, para WNI asal Jawa Barat direncanakan akan pulang ke daerah masing-masing secara mandiri setelah tiba di Indonesia. Namun, pihak Disnakertrans Jabar masih menunggu data rinci mengenai beberapa aspek penting:
- Apakah kepulangan para WNI ini bersifat permanen atau sementara
- Status pekerjaan atau studi mereka, apakah pekerja migran Indonesia (PMI) atau pelajar/mahasiswa
- Daerah asal yang tepat di Jawa Barat
Tim pemerintah daerah juga masih menunggu informasi lanjutan terkait kemungkinan adanya tambahan WNI yang akan dievakuasi pada tahap berikutnya.
Data Lengkap WNI di Iran dan Kawasan Timur Tengah
Berdasarkan data yang dimiliki oleh Kementerian Luar Negeri (Kemlu), terdapat 329 WNI yang berada di Iran saat ini, dengan mayoritas mereka tinggal di Kota Qom dan berstatus pelajar atau mahasiswa. Angka ini akan terus diperbarui seiring perkembangan situasi.
"Terkait dengan WNI di Iran, seperti yang sudah sering disampaikan, ada 329 orang yang sebagian besar berada di Kota Qom. Sebagian besar merupakan pelajar atau mahasiswa yang sedang belajar di sana," ucap Direktur Perlindungan WNI Kemlu, Heni Hamidah, dalam keterangan pers pada Jumat (6/3/2026).
Selain itu, data Kemlu menunjukkan bahwa total WNI yang tersebar di sejumlah negara kawasan Timur Tengah mencapai 519.042 orang. Meskipun mayoritas WNI di Iran berstatus pelajar, Heni menambahkan bahwa di negara-negara lain di kawasan tersebut, jumlah pekerja migran Indonesia cenderung lebih banyak.
Proses Evakuasi yang Dilakukan
Proses evakuasi WNI dari Iran dilakukan via jalur darat ke Azerbaijan, mengingat jalur udara masih ditutup akibat konflik yang sedang berlangsung. Perjalanan evakuasi menempuh waktu sekitar 10 jam, dengan para WNI yang berada di wilayah tersebut bersedia mengikuti proses evakuasi setelah situasi di Timur Tengah memanas.