Empat Akses Baru Stadion Si Jalak Harupat Jamin Keamanan Penonton Piala Presiden 2026
Polresta Bandung siapkan empat pintu masuk penonton di Stadion Si Jalak Harupat untuk amankan Piala Presiden 2026, plus empat titik body checking dan 12 pintu tribun.

Stadion Si Jalak Harupat di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, resmi menyiapkan skema pengamanan baru untuk ajang Piala Presiden 2026. Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bandung menambah satu pintu akses masuk penonton menjadi empat, meningkat dari tiga pintu pada penyelenggaran sebelumnya.
Penambahan Pintu untuk Urai Antrean
Kepala Polresta Bandung, Inspektur Kepolisian Aldi Subartono, menyatakan bahwa penambahan akses masuk ini dirancang untuk mencegah penumpukan penonton dan memperlancar proses pemeriksaan sebelum memasuki area tribun. Dengan empat pintu yang tersebar strategis, diharapkan antrean tidak lagi membludak seperti kejadian pada turnamen sebelumnya.
Baca Juga: Kabel Internet Terputus di Jalan Kopo Lukai Pelajar, Pemangkasan Pohon Jadi Langkah Mitigasi
"Tahun lalu itu ada tiga, sekarang ada empat. Akses yang kita buka, harapannya adalah agar antrean tidak membludak atau mengurai antrean," jelas Aldi.
Sistem Pemeriksaan Berlapis
Tidak hanya menambah pintu masuk, pihak kepolisian juga mempersiapkan empat titik body checking untuk memeriksa penonton secara menyeluruh sebelum mereka bisa melangkah ke area tribun. Nantinya, penonton akan memasuki tribun melalui 12 pintu akses yang telah ditentukan.
Baca Juga: Gempa Bumi Guncang Jawa Barat 195 Kali pada Agustus 2026, Paling Kuat 5,3 Magnitudo di Pangandaran
Jumlah personel keamanan yang akan diterjunkan saat ini masih dalam tahap penghitungan oleh pihak berwenang. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap kebutuhan pengamanan sesuai dengan situasi dan kondisi di lapangan selama pertandingan berlangsung.
Koordinasi Terpadu Seluruh Unsur
Kombes Kepolisian La Ode Aries El Fathir dari Biro Operasi (Karo Ops) Kepolisian Daerah Jawa Barat mengungkapkan bahwa rapat koordinasi telah dilakukan untuk menyatukan kesiapan seluruh pihak yang terlibat.
Pengamanan Piala Presiden 2026 melibatkan berbagai unsur, antara lain:
- Kepolisian Resor Kota Bandung dan Kepolisian Daerah Jawa Barat
- TNI sebagai tenaga pendukung
- Pemerintah Kabupaten Bandung
- Dinas Perhubungan untuk pengaturan lalu lintas
- Pengelola Stadion Si Jalak Harupat
- PLN untuk pasokan listrik cadangan
- Stakeholder terkait lainnya
"Karena waktu terus bergulir, kami bersama seluruh stakeholder terkait, panitia pelaksana, dan teman-teman dari TNI melaksanakan rapat koordinasi untuk menyamakan persepsi," terang La Ode Aries.
Strategi Keamanan Komprehensif
La Ode Aries menjelaskan bahwa strategi pengamanan tidak hanya berfokus pada keamanan semata, tetapi juga kenyamanan seluruh pengunjung.
"Nanti akan ada strategi-strategi yang kita lakukan dalam menjaga keamanan dan kelancaran serta kenyamanan seluruh pengunjung, baik penonton, masyarakat sekitar, maupun tim yang bertanding," katanya.
Turnamen yang mempertandingkan tim-tim sepak bola terbaik tanah air ini dijadwalkan berlangsung dari 25 Juli hingga 6 Agustus 2026. Stadion Si Jalak Harupat dipilih kembali sebagai salah satu venue utama karena fasilitas yang memadai dan pengalaman menjadi tuan rumah pada event sebelumnya.
Imbauan untuk Penonton
Pihak kepolisian dan panitia penyelenggara mengajukan imbauan khusus kepada masyarakat yang berencana menonton langsung di Stadion Si Jalak Harupat. Penonton diminta untuk:
- Membawa hanya barang yang diizinkan ke dalam stadion
- Tidak membawa benda-benda terlarang seperti flare atau petasan
- Mematuhi instruksi petugas di setiap titik pemeriksaan
- Datang lebih awal untuk menghindari kepadatan di pintu masuk
- Bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama pertandingan
Dengan skema pengamanan yang lebih matang dan koordinasi lintas unsur yang solid, pihak berwenang optimistis pelaksanaan Piala Presiden 2026 di Stadion Si Jalak Harupat dapat berjalan lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh pihak yang terlibat.