Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

DPRD Kota Depok HUT ke-27: Supian Suri Tekankan Kebersamaan dan Pembangunan Infrastruktur

Jabar · Oleh Tasya Oktaviani ·

Rapat paripurna DPRD Kota Depok peringati HUT ke-27 mengusung semangat kebersamaan sebagai kunci pembangunan. Wali Kota Supian Suri bahas infrastruktur, sampah, dan program lain bersama stakeholder.

DPRD Kota Depok HUT ke-27: Supian Suri Tekankan Kebersamaan dan Pembangunan Infrastruktur

Pada Kamis, 23 Juni 2026, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Depok menggelar rapat paripurna dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kota Depok. Acara ini tidak hanya menjadi momentum refleksi perjalanan kota selama 27 tahun, tetapi juga ajang penegasan arah pembangunan Depok ke depan.

Sambutan Wali Kota Depok Supian Suri

Wali Kota Depok Supian Suri membuka acara dengan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berkontribusi dalam perkembangan Depok hingga saat ini. Ia menekankan bahwa semangat kebersamaan menjadi kunci utama dalam membangun kota yang lebih baik.

"Saya berterima kasih kepada seluruh pihak yang menjadi bagian perjalanan Kota Depok, mulai dari aparat pemerintah, DPRD, stakeholder, hingga forkopimda. Depok saat ini tidak lepas dari dukungan mereka yang mendahului perjalanan kota ini," ujar Supian Suri.

Ia menambahkan bahwa semangat mengabdi untuk masyarakat akan terus dijaga untuk mewujudkan harapan warga Depok.

Fokus Pembangunan Infrastruktur

Salah satu fokus utama pembangunan Depok saat ini adalah perbaikan infrastruktur, terutama mengatasi kemacetan di sejumlah titik kunci. Menurut Supian Suri, akses keluar dari tol sekitar Depok masih menjadi hambatan utama, yang dikenal dengan istilah Sawangan Kubro. "Infrastruktur tidak bisa diabaikan. Kita tahu tol sudah ada di sekeliling Depok, tetapi akses keluarnya masih macet. Ini menjadi tantangan dan amanah yang harus kita selesaikan," jelasnya.

Pengelolaan Sampah dengan Kolaborasi Lokal

Selain infrastruktur, masalah sampah juga menjadi perhatian serius bagi pemerintah kota. Setelah mendapatkan peringatan keras dari Menteri Lingkungan Hidup, Pemerintah Kota Depok kini menjajaki kolaborasi dengan Kota Bogor untuk mengolah sampah menjadi energi listrik. "Sampah menjadi peringatan serius, dan kita akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan Presiden. Salah satu upaya adalah bekerja sama dengan Kota Bogor untuk mengelola sampah," ungkapnya. Dalam skema kolaborasi ini, sekitar 750 ton sampah per hari akan dikirim ke fasilitas pengolahan di Kota Bogor. Namun, pemerintah Depok masih mencari solusi untuk sisa 500 ton sampah yang tidak terakomodasi dalam kerjasama ini.

Program Pembangunan Lainnya

Selain fokus pada infrastruktur dan sampah, Pemerintah Kota Depok juga akan terus menekankan program lain seperti penanganan rumah tidak layak huni, pendidikan, kesehatan, dan peningkatan ekonomi masyarakat. Koordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat akan terus dilakukan untuk memastikan semua program berjalan optimal. Supian Suri juga menyebutkan dukungan dari Buddha Tzu Chi Foundation dalam program perbaikan rumah warga. Ia menegaskan bahwa semua pihak harus bekerja sama untuk mewujudkan kebahagiaan masyarakat Depok.

Acara paripurna ini menjadi bukti bahwa DPRD dan pemerintah kota Depok berkomitmen untuk bekerja bersama semua stakeholder dalam membangun kota yang lebih maju dan sejahtera. Semangat kebersamaan yang ditekankan Supian Suri diharapkan dapat menjadi dasar untuk semua program pembangunan ke depan.