DPRD Kota Cirebon Siap Dukung Pemenuhan Fasilitas dan Armada Damkar
DPRD Kota Cirebon berkomitmen menunjang pemenuhan fasilitas, armada, dan hidran untuk Dinas Damkar, dengan kebutuhan sarana instansi mencapai Rp12 miliar.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cirebon, Jawa Barat, telah mengumumkan komitmen untuk menunjang pemenuhan sarana dan prasarana Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) guna meningkatkan kualitas layanan penyelamatan dan penanganan bencana bagi masyarakat setempat. Komitmen ini muncul setelah kunjungan langsung pihak DPRD ke fasilitas dan peralatan yang dimiliki DPKP untuk mengevaluasi kebutuhan aktual instansi.
Evaluasi Langsung untuk Prioritas Anggaran
Ketua Komisi I DPRD Kota Cirebon Agung Supirno menyatakan bahwa hasil kunjungan tersebut akan dijadikan dasar rekomendasi kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Badan Anggaran (Banggar) DPRD. Tujuannya adalah agar kebutuhan prioritas DPKP dapat masuk dalam daftar prioritas pembahasan anggaran daerah tahunan.
"Hasil evaluasi langsung ini akan menjadi acuan untuk memastikan bahwa setiap kebutuhan yang krusial dapat diakomodasi dalam proses penganggaran," ujar Agung dalam keterangan resmi di Kota Cirebon, Selasa.
Lingkup Tugas DPKP yang Makin Luas
Agung menegaskan bahwa peran DPKP saat ini tidak terbatas pada penanganan kebakaran semata. Instansi ini juga menangani berbagai operasi penyelamatan dan pelayanan kemanusiaan yang membutuhkan dukungan sarana yang memadai. Oleh karena itu, ia menekankan bahwa pemenuhan fasilitas penunjang harus menjadi perhatian utama agar layanan kepada masyarakat dapat berjalan secara optimal.
"Cakupan tugas DPKP semakin luas, sehingga fasilitas penunjang harus diperbarui dan ditingkatkan agar pelayanan dapat berjalan dengan efektif," tambahnya.
Daftar Kebutuhan Utama DPKP
Dalam kunjungan tersebut, DPKP menyampaikan sejumlah kebutuhan yang dianggap prioritas, antara lain:
- Alat Pelindung Diri (APD) untuk seluruh petugas lapangan
- Kendaraan penyelamatan (rescue vehicle) untuk operasi non-kebakaran
- Armada pemadam kebakaran tambahan untuk menambah kapasitas respons
- Pembangunan pos pemadam baru di wilayah utara Kota Cirebon
- Peningkatan ketersediaan hidran yang berfungsi optimal
Agung menjelaskan bahwa kendaraan rescue menjadi salah satu kebutuhan penting karena memungkinkan petugas menjangkau lokasi kejadian dengan lebih cepat, terutama untuk penanganan yang tidak membutuhkan armada pemadam berukuran besar. Selain itu, hidran yang berfungsi optimal juga dapat mempercepat penanganan kebakaran dan meningkatkan efektivitas kerja petugas di lapangan.
Realitas Kebutuhan Anggaran DPKP
Kepala DPKP Kota Cirebon Andi Riskiyanto menyebut bahwa total kebutuhan sarana dan prasarana instansinya mencapai sekitar Rp12 miliar. Ia mengungkapkan bahwa sebagian perlengkapan keselamatan dan armada operasional yang tersedia saat ini sudah mengalami penurunan kondisi, sehingga memerlukan penggantian atau penambahan agar dapat menunjang layanan kepada masyarakat dengan baik.
"Dari 10 unit kendaraan operasional yang dimiliki, hanya enam unit yang masih dapat digunakan dengan optimal. Hal ini menunjukkan urgensi untuk melakukan perbaikan dan penambahan armada," jelas Andi.
Langkah Strategis Selanjutnya
Agung menambahkan bahwa berbagai kebutuhan DPKP akan menjadi perhatian utama dalam pembahasan anggaran daerah tahunan. Pihaknya berencana untuk mengalokasikan dana secara bertahap sesuai dengan kemampuan keuangan daerah, agar pemenuhan fasilitas dapat dilakukan secara terencana dan berkelanjutan.
Dengan komitmen ini, diharapkan DPKP Kota Cirebon dapat meningkatkan kapasitas respons terhadap bencana dan penyelamatan, sehingga dapat melindungi lebih banyak masyarakat dan properti di wilayah setempat.