Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Dokter Sarankan Bawa Anak ke Dokter Jika Belum Babbling di Usia 9 Bulan

Bandung · Oleh ·

Dokter spesialis anak Mayapada Hospital Bandung menjelaskan tanda keterlambatan bicara pada anak, terutama saat belum babbling di usia 9 bulan.

Dokter Sarankan Bawa Anak ke Dokter Jika Belum Babbling di Usia 9 Bulan

Kasus anak dengan keterlambatan bicara di Indonesia sempat mengalami peningkatan pada masa pandemi COVID-19. Kondisi tersebut tidak melulu disebabkan oleh penggunaan gadget, melainkan banyak faktor lain yang memicu speech delay pada anak.

Dokter spesialis anak Mayapada Hospital Bandung, Stephanie Supriadi, mengatakan orang tua perlu mengetahui tanda-tanda keterlambatan bicara pada anak. "Yang harus kita evaluasi adalah saat usia sembilan bulan," katanya dalam acara Hari Anak melalui Cheer & Care Day di Mayapada Hospital Bandung, Sabtu (1/8/2026).

Pada usia sembilan bulan, anak umumnya sudah bisa mengeluarkan celotehan atau suara yang sering diulang. Stephanie mengatakan, "Kalau anak belum bisa babbling dan juga belum bisa menoleh saat dipanggil, itu harus langsung dibawa ke rumah sakit."

Lalu pada usia 15 bulan, anak seharusnya sudah bisa mengucapkan satu kata spesifik. Pada usia dua tahun, anak sudah mulai bisa mengombinasikan dua kata dalam satu kalimat.

Stephanie menjelaskan, speech delay tidak selalu gangguan berbicara ekspresif saja. "Tanda-tanda keterlambatan bicara itu tidak berdiri secara sendirinya, kadang-kadang bisa disertai dengan gejala-gejala yang lainnya," katanya. Kondisi ini bisa terjadi pada anak dengan penurunan IQ, autisme, atau ADHD.

Stepanie mengingatkan agar orang tua segera membawa anak ke fasilitas kesehatan jika ada keterlambatan dalam tumbuh kembang. "Jangan segan untuk membawa anaknya langsung berobat," katanya.

Untuk mendukung perkembangan anak, orang tua dianjurkan lebih banyak berinteraksi langsung dengan buah hati dan memberikan stimulasi yang tepat. "Utamakan waktu bersama si buah hati lebih banyak di rumah, kemudian juga berinteraksi atau berbicara dengan anak pun juga harus lebih sering," katanya.

Dokter Spesialis Anak Subspesialis Tumbuh Kembang dan Pediatri Sosial Mayapada Hospital Bandung, Eddy Fadlayana, mengatakan lima tahun pertama kehidupan merupakan periode emas yang berperan penting dalam mendukung tumbuh kembang anak. "Melalui pemantauan tumbuh kembang secara berkala, berbagai risiko keterlambatan perkembangan dapat dikenali lebih awal," katanya.

Mayapada Hospital Bandung menyediakan rawat inap khusus anak dalam satu lantai dan layanan kegawatdaruratan khusus anak. Hospital Director Mayapada Hospital Bandung, Irwan Susanto, mengatakan layanan Pediatric Center didukung oleh tenaga medis multidisiplin, termasuk sebelas dokter spesialis dan subspesialis anak.

Jika orang tua mendapati ada keterlambatan perkembangan pada buah hati, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.