Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

DLH Kabupaten Cirebon Kirim 9 Truk Tangani Sampah Pasar Minggu Palimanan

Jabar · Oleh Nayla Putri ·

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cirebon mengerahkan 9 truk dan satu alat berat untuk membersihkan tumpukan sampah di TPS Pasar Minggu Palimanan guna meningkatkan kebersihan dan kenyamanan masyarakat sekitar pasar.

DLH Kabupaten Cirebon Kirim 9 Truk Tangani Sampah Pasar Minggu Palimanan

Langkah Cepat DLH Cirebon Tangani Tumpukan Sampah Pasar Minggu Palimanan

Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, mengambil langkah cepat untuk mengatasi tumpukan sampah yang menumpuk di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Pasar Minggu Palimanan. Sebagai salah satu pasar tradisional terbesar di wilayah tersebut, Pasar Minggu Palimanan menghasilkan volume sampah yang cukup besar setiap hari, terutama pada hari libur dan hari Minggu ketika aktivitas perdagangan paling padat. Oleh karena itu, penumpukan sampah di TPS lokasi tersebut menjadi masalah yang perlu ditangani segera, sehingga Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cirebon mengerahkan sembilan armada truk dan satu unit alat berat untuk mempercepat proses pengangkutan sampah.

Detail Pengadaan Armada dan Proses Pengerukan

Kepala DLH Kabupaten Cirebon Dede Sudiono mengkonfirmasi bahwa timnya telah menyiapkan armada yang terdiri dari tujuh unit dump truck, dua unit truk amrol, dan satu unit alat berat untuk menangani tumpukan sampah di lokasi. Alat berat digunakan untuk mempercepat proses pemindahan sampah ke armada pengangkut yang telah disiagakan sejak pagi hari, sehingga proses pengangkutan dapat berjalan lebih efisien.

'Hari ini kami dari DLH mengadakan pengurasan di TPS Pasar Minggu. Kami mengerahkan tujuh armada dump truck, dua armada truk amrol, dan satu alat berat,' kata Dede saat dikonfirmasi di Cirebon, Rabu.

Menurut Dede, pengangkutan sampah dilakukan secara bertahap agar tidak mengganggu aktivitas sekitar lokasi pasar. Tim DLH juga telah memastikan bahwa semua armada siap beroperasi untuk memindahkan sampah ke TPS akhir yang telah ditentukan.

Tujuan dan Dampak Langkah Ini

Langkah percepatan pengangkutan sampah ini diambil untuk meningkatkan kebersihan lingkungan sekitar TPS serta menciptakan kenyamanan bagi pedagang dan masyarakat yang beraktivitas di kawasan Pasar Minggu Palimanan. Dede menjelaskan bahwa kondisi lingkungan yang bersih sangat penting untuk mendukung kelancaran aktivitas perdagangan dan menarik pengunjung ke pasar. Dede menambahkan bahwa upaya ini telah mendapat sambutan positif dari warga sekitar lokasi pasar. Banyak pedagang mengapresiasi langkah cepat DLH dalam menangani tumpukan sampah, yang selama ini mengganggu aktivitas sehari-hari. Dengan tumpukan sampah yang berkurang, kawasan pasar diharapkan dapat kembali kondusif dan nyaman untuk semua pihak.

Upaya Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

Selain menangani tumpukan sampah saat ini, DLH Kabupaten Cirebon juga sedang mendorong pemanfaatan sampah organik yang banyak dihasilkan dari aktivitas pasar. Dede menjelaskan bahwa sampah organik dari sisa makanan pedagang dan pengunjung memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan sebagai bahan pakan maggot.

'Saya lihat sampah pasar di Pasar Minggu ini banyak sekali sampah organiknya, sehingga dapat bermanfaat untuk menjadi bahan pakan maggot,' kata Dede.

Pemanfaatan sampah organik sebagai pakan maggot tidak hanya dapat mengurangi volume sampah yang harus diangkut ke TPS akhir, tetapi juga menciptakan nilai tambah bagi masyarakat sekitar. Maggot yang dihasilkan dapat dijual sebagai pakan ternak atau bahan baku industri, sehingga mendukung pengelolaan sampah yang lebih produktif dan berkelanjutan.

Kesimpulan

Upaya DLH Kabupaten Cirebon dalam menangani tumpukan sampah di Pasar Minggu Palimanan menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kebersihan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. Dengan kombinasi penanganan sampah segera dan upaya pengelolaan sampah berkelanjutan, diharapkan masalah tumpukan sampah di kawasan pasar dapat teratasi secara permanen.