Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

DKPP Bandung Perkuat Pencegahan Zoonosis Lewat Layanan Kesehatan Hewan Terpadu

Bandung · Oleh Fikri Ramadhan · · Diperbarui 2 Maret 2026

Program Bangsawan DKPP Kota Bandung bersama Kelurahan Ciumbuleuit memberikan layanan kesehatan hewan gratis, vaksinasi rabies, dan sterilisasi kucing liar untuk cegah zoonosis dan jaga lingkungan kota yang sehat.

DKPP Bandung Perkuat Pencegahan Zoonosis Lewat Layanan Kesehatan Hewan Terpadu

Program Bangsawan: Kolaborasi DKPP Bandung dan Kelurahan Ciumbuleuit Cegah Zoonosis

Di tengah pertumbuhan populasi hewan peliharaan dan liar di Kota Bandung, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung bersama Kelurahan Ciumbuleuit meluncurkan Program Bangsawan (Bandung Jaga Kesehatan Hewan) sebagai upaya konkret pencegahan penyakit zoonosis. Program ini tidak hanya memberikan layanan kesehatan hewan kepada masyarakat, tetapi juga mengedukasi tentang pentingnya menjaga kesehatan hewan untuk mencegah penularan penyakit ke manusia.

Layanan Lengkap yang Diberikan dalam Program Bangsawan

Program Bangsawan menyediakan berbagai layanan gratis bagi warga Kota Bandung, antara lain:

Alasan Pentingnya Pencegahan Zoonosis di Kota Bandung

Penyakit zoonosis adalah penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia melalui kontak langsung atau tidak langsung. Di kota padat seperti Bandung, interaksi antara manusia dan hewan (baik peliharaan maupun liar) sangat tinggi, sehingga risiko penularan menjadi lebih besar. Beberapa contoh zoonosis yang umum di wilayah ini antara lain rabies, leptospirosis, dan campylobacteriosis.

Program Bangsawan bertujuan untuk mengurangi risiko tersebut dengan menangani akar masalah: kesehatan hewan yang buruk dan populasi hewan liar yang tidak terkontrol. Sterilisasi kucing liar misalnya, tidak hanya mengurangi jumlah hewan liar yang berpotensi menyebarkan penyakit, tetapi juga mencegah kasus kekerasan terhadap hewan akibat overpopulasi.

Perspektif Pihak DKPP dan Kelurahan Ciumbuleuit

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPP Kota Bandung, Wilsandi Saefuloh, menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap zoonosis:

"Melalui Bangsawan, kami ingin memastikan layanan kesehatan hewan dapat diakses masyarakat sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap zoonosis. Harapannya, Kota Bandung tetap aman dari peningkatan kasus penyakit yang bersumber dari hewan."

Program Bangsawan merupakan bagian dari Laman Hati (Layanan Manajemen Kesehatan Hewan Terintegrasi) yang dikembangkan DKPP dengan pendekatan kolaborasi lintas sektor. Kali ini, kolaborasi dilakukan dengan Kelurahan Ciumbuleuit sebagai mitra wilayah.

Plt Lurah Ciumbuleuit, Franky, menyambut baik program ini karena sejalan dengan upaya menjaga kesehatan lingkungan di wilayahnya:

"Selain pemeriksaan hewan peliharaan dan vaksinasi rabies, kegiatan mencakup sterilisasi hewan liar serta penanganan langsung ke lapangan. Ini menjadi langkah konkret untuk mengendalikan populasi hewan liar secara manusiawi."

Respon Positif Masyarakat Terhadap Program Bangsawan

Antusiasme warga terlihat dari banyaknya yang memanfaatkan layanan yang disediakan. Salah satu warga, Wida, mengaku terbantu dengan layanan sterilisasi kucing liar yang selama ini dibutuhkan:

"Pelayanannya cepat dan sangat bermanfaat. Program seperti ini membantu kami menjaga lingkungan tetap sehat. Semoga bisa rutin dilaksanakan."

Edukasi yang diberikan juga mendapatkan respon positif, karena banyak masyarakat yang sebelumnya tidak menyadari pentingnya vaksinasi rabies dan perawatan hewan yang benar untuk mencegah zoonosis.

Harapan Masa Depan Program Bangsawan

Wilsandi Saefuloh menambahkan bahwa kolaborasi lintas sektor ini diharapkan dapat terus diperkuat untuk menciptakan lingkungan kota yang sehat, aman, dan ramah bagi manusia dan hewan. Program Bangsawan diharapkan dapat diadakan secara rutin di berbagai kelurahan di Kota Bandung, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak warga.

Dengan adanya program ini, DKPP Kota Bandung menunjukkan komitmennya untuk menjaga kesehatan masyarakat dan lingkungan kota, tidak hanya melalui upaya pencegahan penyakit pada manusia, tetapi juga dengan memperhatikan kesehatan hewan yang merupakan bagian integral dari ekosistem kota.