Disparbud Garut mulai dorong sistem tiket elektronik di objek wisata
Dinas Pariwisata Garut mulai mendorong penerapan e-ticket di objek wisata pemerintah untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung, hentikan pungutan liar, dan boost pendapatan asli daerah (PAD) pariwisata tahun ini, dengan target implementasi sebelum Ramadhan.

Latar Belakang Penerapan E-Ticket di Destinasi Wisata Garut
Kabupaten Garut, Jawa Barat, yang kaya akan destinasi wisata alam mulai melakukan transformasi manajemen dengan penerapan sistem tiket elektronik (e-ticket) di objek wisata yang dikelola pemerintah daerah. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Garut, Beni Yoga Gunasantika, menyatakan bahwa langkah ini bertujuan untuk memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi pengunjung sekaligus meningkatkan transparansi dalam pengelolaan retribusi wisata.
Kabupaten Garut merupakan salah satu destinasi wisata favorit di Jawa Barat, dengan jumlah pengunjung yang terus meningkat setiap tahunnya. Namun, beberapa masalah seperti antrian tiket yang panjang dan pungutan liar menjadi kendala yang mengganggu pengalaman wisatawan. Oleh karena itu, Disparbud Garut mengambil langkah proaktif dengan menerapkan e-ticket untuk mengatasi masalah ini.
Saat ini, beberapa destinasi wisata unggulan Garut sudah menerapkan e-ticket, antara lain:
- Situ Bagendit (Kecamatan Banyuresmi)
- Situ Cangkuang (Kecamatan Leles)
Untuk tahun ini, Disparbud Garut berencana memperluas penerapan sistem ini ke Pantai Sayang Heulang dan beberapa destinasi wisata pantai di wilayah selatan Garut. Namun, untuk Pantai Santolo, penerapan retribusi tiket (baik offline maupun online) masih dalam tahap pembahasan bersama pihak terkait.
Manfaat E-Ticket: Dari Kenyamanan Pengunjung Hingga Peningkatan PAD
Penerapan e-ticket bukan hanya memberikan kemudahan bagi pengunjung, tapi juga membawa manfaat besar bagi pemerintah daerah:
- Kenyamanan pengunjung: Pengunjung tidak perlu antri panjang untuk membeli tiket offline, bisa membelinya kapan saja dan di mana saja melalui platform digital. Selain itu, proses masuk ke objek wisata juga menjadi lebih cepat dan efisien.
- Penghapusan pungutan liar: Sistem e-ticket membuat retribusi wisata menjadi transparan, sehingga mengurangi praktik pungutan liar yang sering mengganggu pengunjung. Semua biaya yang dibayarkan oleh pengunjung adalah retribusi resmi yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah.
- Boost PAD Garut: Semua retribusi yang diterima melalui e-ticket langsung masuk ke rekening pemerintah daerah, sehingga dapat meningkatkan pendapatan asli daerah dari sektor pariwisata secara signifikan. Hal ini juga memudahkan pemerintah dalam melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pendapatan pariwisata.
"Mudah-mudahan bisa ada kesepahaman sebelum bulan puasa dimulai begitu ya, karena menjelang musim libur panjang dan sebagainya," ujar Beni Yoga kepada wartawan, Rabu (tanggal tidak disebutkan).
Rencana Pelaksanaan dan Target Waktu
Disparbud Garut tidak hanya berencana memperluas penerapan e-ticket, tapi juga akan melakukan konsolidasi sistem yang sudah ada di destinasi wisata yang sudah menerapkannya. Tujuannya adalah untuk menyelaraskan semua platform e-ticket sehingga pengunjung dapat menggunakan satu akun atau aplikasi untuk mengakses berbagai destinasi wisata Garut. Hal ini akan semakin meningkatkan kemudahan bagi pengunjung dan mempermudah manajemen oleh pihak Disparbud.
Untuk Pantai Santolo, pihak Disparbud masih bernegosiasi dengan pengelola lokal dan masyarakat sekitar untuk menentukan sistem retribusi yang sesuai. Targetnya adalah mencapai kesepahaman sebelum bulan Ramadhan tiba, sehingga sistem dapat diimplementasikan menjelang musim libur panjang yang biasanya meningkatkan jumlah pengunjung wisata di Garut. Dengan begitu, pengunjung dapat menikmati wisata di Pantai Santolo dengan lebih nyaman dan tanpa gangguan pungutan liar.
Harapan Disparbud Terhadap Transformasi Manajemen Wisata
Beni Yoga menekankan bahwa penerapan e-ticket adalah bagian dari upaya Disparbud Garut untuk melakukan pembenahan destinasi wisata secara menyeluruh, tidak hanya dari segi promosi tapi juga dari segi manajemen. "Nanti 'outcome'-nya adalah peningkatan PAD kita gitu, targetnya itu, mudah-mudahanlah kita berikhtiar," katanya.
Dengan sistem e-ticket yang terpadu dan transparan, diharapkan Garut dapat menjadi destinasi wisata yang lebih menarik dan terpercaya bagi pengunjung, sekaligus memberikan kontribusi yang lebih besar bagi perekonomian lokal melalui peningkatan PAD pariwisata. Selain itu, langkah ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas manajemen wisata dan menjaga kelestarian destinasi wisata Garut untuk generasi mendatang.