Disnakertrans Cianjur menyalurkan 11 ribu pekerja sepanjang tahun 2025
Disnakertrans Kabupaten Cianjur berhasil menyalurkan 11.860 tenaga kerja pada 2025, melampaui target 10 ribu orang. Untuk 2026, pihaknya akan menggelar job fair hybrid dan menjalin kerja sama perusahaan untuk tetap capai target serta tekan angka pengangguran.

Latar Belakang Keberhasilan Serapan Tenaga Kerja Cianjur 2025
Disnakertrans Kabupaten Cianjur mencatat prestasi yang memuaskan pada tahun 2025, di mana pihaknya berhasil menyalurkan 11.860 tenaga kerja ke berbagai perusahaan di wilayah tersebut, melampaui target awal yang ditetapkan sebesar 10 ribu orang. Kepala Disnakertrans Cianjur, Denny W Lesmana, mengungkapkan bahwa sebagian besar pencari kerja menggunakan sistem online untuk mengirimkan lamaran dan berkas ke perusahaan atau penyedia kerja, yang menjadi salah satu faktor keberhasilan ini.
"Target penyerapan tenaga kerja sepanjang tahun 2025 sebanyak 10 ribu orang, sedangkan data penyerapan mencapai 11.860 orang, sehingga berbagai cara terus dilakukan guna menekan angka pengangguran yang masih tinggi di Cianjur," ujar Denny dalam keterangan pada Selasa.
Alasan Kelebihan Target dan Tantangan Pengangguran yang Tetap Tinggi
Kesuksesan melampaui target tahun 2025 tidak terlepas dari kerja sama yang erat antara Disnakertrans Cianjur dengan 26 perusahaan yang membuka lowongan secara bersamaan pada tahun tersebut. Meskipun demikian, Denny menekankan bahwa angka pengangguran di Cianjur masih tergolong tinggi, sehingga pihaknya perlu terus melakukan upaya lebih untuk menurunkan angka tersebut.
Upaya ini tidak hanya berfokus pada menyalurkan tenaga kerja, tetapi juga memastikan bahwa pencari kerja mendapatkan kesempatan yang sesuai dengan kualifikasi dan kebutuhan mereka, serta menghindari hambatan seperti pungutan liar yang seringkali terjadi pada bursa kerja offline.
Strategi Disnakertrans Cianjur untuk Tahun 2026: Job Fair Hybrid dan Komunikasi Berkelanjutan dengan Perusahaan
Untuk tahun 2026, Disnakertrans Cianjur kembali mendapatkan target serapan tenaga kerja sebesar 10 ribu orang. Namun, pihaknya sangat optimistis dapat melampaui target tersebut dengan menerapkan strategi yang lebih terarah. Salah satu strategi utama yang akan diterapkan adalah job fair hybrid atau daring yang dirancang untuk memberikan kenyamanan bagi pencari kerja.
"Kami terus menjalin komunikasi dengan seluruh perusahaan yang ada guna mengetahui formasi apa saja yang tersedia dan dibutuhkan, sehingga kami siap menggelar kembali bursa kerja dengan sistem daring," kata Denny.
Komunikasi berkelanjutan dengan perusahaan menjadi kunci utama untuk mengetahui kebutuhan lapangan kerja yang akan tersedia pada tahun 2026. Hal ini memungkinkan Disnakertrans Cianjur untuk mempersiapkan pencari kerja dengan kualifikasi yang sesuai, sehingga tingkat penempatan kerja dapat meningkat.
Manfaat Job Fair Hybrid bagi Pencari Kerja di Cianjur
Job fair hybrid yang akan diadakan pada tahun 2026 memiliki beberapa manfaat utama bagi pencari kerja di Cianjur, antara lain:
- Tidak dikenakan biaya apapun: Pencari kerja tidak perlu mengeluarkan uang untuk mengikuti event ini, sehingga dapat menghemat biaya.
- Kenyamanan akses: Pencari kerja dapat mengikuti event secara daring dari mana saja tanpa perlu datang ke lokasi offline, sehingga menghindari antrean yang panjang dan keramaian.
- Hindari pungutan liar: Dengan sistem daring, pencari kerja tidak akan terkena pungutan liar yang seringkali terjadi pada bursa kerja offline.
- Lebih banyak pilihan: Job fair hybrid akan menghubungkan pencari kerja dengan lebih banyak perusahaan, sehingga memberikan lebih banyak kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan.
Denny menambahkan bahwa strategi ini diharapkan dapat membantu menekan angka pengangguran di Cianjur dan memberikan kesempatan yang lebih baik bagi pencari kerja di wilayah tersebut. Pihaknya juga akan terus melakukan evaluasi dan penyesuaian strategi untuk memastikan keberhasilan serapan tenaga kerja pada tahun 2026 dan tahun-tahun berikutnya.