Diskon 30% Tol Cipularang-Cisumdawu dan Jalur Gratis Japek II untuk Mudik Lebaran 2026
Jasa Marga Metropolitan menawarkan diskon 30% tarif tol Cipularang-Cisumdawu dan jalur gratis Japek II Selatan untuk arus mudik dan balik Lebaran 2026 guna mengurai kepadatan lalu lintas

Momentum mudik Lebaran 2026 yang akan datang telah memicu persiapan matang dari pihak pengelola jalan tol di Jawa Barat. Jasa Marga Metropolitan Tollroad Regional Division baru saja mengumumkan serangkaian kebijakan khusus untuk mengurai kepadatan lalu lintas, termasuk diskon tarif signifikan dan jalur alternatif gratis. Pengumuman ini disampaikan secara langsung di Bandung, Jumat (13/3) oleh pihak manajemen perusahaan.
Kebijakan Diskon Tarif Tol Cipularang-Cisumdawu 30%
Salah satu langkah utama yang diambil adalah pemberian diskon tarif sebesar 30% untuk ruas Jalan Tol Cipularang dan Cisumdawu. Menurut Senior General Manager Jasa Marga Metropolitan Tollroad Regional Division, Widyatmiko Nursetaji, potongan tarif ini khusus diperuntukkan bagi pengguna dengan jarak tempuh terjauh di klaster Cipularang-Padaleunyi.
"Diskon ini hanya berlaku untuk pengguna yang masuk melalui Gerbang Tol Kalihurip Utama dan keluar melalui Gerbang Tol Cisumdawu Utama," jelas Widyatmiko.
Jadwal berlaku diskon ini dibagi menjadi dua periode, sesuai dengan arus mudik dan arus balik Lebaran 2026:
- Periode arus mudik: Mulai 15 Maret 2026 pukul 00.00 WIB hingga 17 Maret 2026 pukul 23.59 WIB
- Periode arus balik: Mulai 26 Maret 2026 pukul 00.00 WIB hingga 28 Maret 2026 pukul 23.59 WIB
Tujuan Diskon untuk Mengurai Kepadatan Lalu Lintas
Menurut Widyatmiko, pemberian diskon tarif ini dirancang untuk mendorong pemudik untuk berangkat lebih awal, sehingga tidak terjadi penumpukan kendaraan di saat puncak arus mudik dan balik.
"Kami berharap penawaran tarif diskon ini dapat menarik minat pemudik untuk memilih tanggal perjalanan yang lebih awal. Dengan begitu, beban lalu lintas di ruas tol utama tidak akan terpusat pada beberapa hari saja," ujarnya.
Jalur Alternatif Gratis Japek II Selatan
Selain diskon tarif, Jasa Marga Metropolitan juga membuka kemungkinan penggratisan jalan tol pada ruas Jakarta-Cikampek (Japek) II Selatan, khususnya segmen Kutanegara hingga JC Setu sebagai jalur fungsional. Kebijakan ini hanya berlaku selama periode arus balik Lebaran, yakni dari arah Bandung menuju Jakarta. Widyatmiko menjelaskan detail penggratisan ini: Pengguna hanya akan dikenakan biaya hingga gerbang Tol Kutanegara, sedangkan perjalanan dari Sadang hingga JC Setu akan bebas biaya. Namun, pembukaan jalur ini tidak dilakukan secara permanen, melainkan bersifat situasional. Keputusan untuk mengaktifkan jalur gratis ini akan diambil oleh Kepolisian dengan mempertimbangkan kondisi kepadatan di titik-titik krusial.
"Langkah diskresi ini akan diambil jika terjadi penumpukan kendaraan yang signifikan, terutama di titik KM 66 yang mengarah ke Jakarta atau kepadatan di gerbang Tol Cikampek Utama," jelas Widyatmiko.
Detail Rute dan Fasilitas Japek II Selatan
Jalan Tol Japek II Selatan memiliki panjang total 52 kilometer dan dilengkapi dengan sejumlah pintu keluar yang dapat diakses oleh pengguna yang masuk melalui jalur fungsional Sadang. Pintu keluar yang tersedia meliputi:
- Gerbang Tol Kutanegara
- Gerbang Tol Bojongmangu
- Gerbang Tol Sukaragam
- Gerbang Tol JC Setu
Menurut Widyatmiko, keberadaan jalur alternatif ini diharapkan dapat memberikan pilihan lain bagi pemudik yang ingin menghindari kepadatan di ruas tol utama.
Harapan Terhadap Efektivitas Kebijakan
Dengan kombinasi antara penawaran diskon tarif dan jalur alternatif gratis, Jasa Marga Metropolitan berharap beban lalu lintas di ruas tol utama Jawa Barat dapat terurai secara merata. Selain itu, pihaknya juga berharap masyarakat dapat lebih fleksibel dalam memilih tanggal perjalanan, sehingga tidak terjadi penumpukan kendaraan di hari-hari puncak.
"Kami berharap langkah-langkah ini dapat membuat perjalanan mudik dan balik Lebaran 2026 menjadi lebih lancar dan nyaman bagi seluruh masyarakat," tutup Widyatmiko.