Disiplin ASN di Cirebon dan Majalengka Hari Pertama Kerja Lebaran 2026
Hari pertama kerja setelah libur Lebaran 2026, tingkat kehadiran ASN di Cirebon mencapai 99% dan di Majalengka 100%. Pejabat lokal melakukan sidak untuk memantau disiplin dan kualitas pelayanan publik.

Libur panjang Lebaran 2026 telah usai, dan hari pertama kerja kembali berjalan lancar di sebagian wilayah Jawa Barat, terutama di Kota Cirebon dan Kabupaten Majalengka. Aktivitas inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan oleh pejabat lokal menunjukkan tingkat kehadiran Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memuaskan, dengan hampir seluruh pegawai hadir dan siap melayani masyarakat. Hal ini kontras dengan kekhawatiran bahwa libur panjang dapat menurunkan kedisiplinan dan kualitas pelayanan publik.

Sidak di Kota Cirebon
Wali Kota Cirebon Effendi Edo melakukan sidak sejak pagi hari, menjangkau berbagai kantor pemerintah mulai dari dinas daerah, kelurahan, hingga puskesmas. Dalam pernyataannya, Edo menyatakan bahwa 99% ASN di lingkungan Pemkot Cirebon hadir pada hari pertama kerja.
"Ini menunjukkan kedisiplinan ASN di Pemkot Cirebon cukup baik," tutur Edo pada Rabu (25/3).
Ia menambahkan bahwa ASN yang bersentuhan langsung dengan masyarakat telah memberikan pelayanan sesuai standar, tanpa hambatan akibat libur Lebaran yang baru saja usai. Hasil sidak juga menunjukkan bahwa tidak ada pegawai yang tidak hadir tanpa keterangan resmi, menegaskan bahwa persentase ASN yang tidak hadir hanyalah mereka yang memiliki izin resmi.
Inspeksi di Kabupaten Majalengka
Tak hanya di Kota Cirebon, Bupati Majalengka Eman Suherman juga melakukan sidak ke sejumlah kantor pelayanan publik pada hari pertama masuk kerja. Eman mengunjungi Mal Pelayanan Publik (MPP), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Setda Majalengka, dan Rumah Sakit Umum Daerah Majalengka.
Di setiap instansi yang dikunjungi, Eman menemukan seluruh ASN hadir dan langsung memberikan pelayanan kepada masyarakat. Di kantor Disdukcapil, ASN melayani pembuatan KTP, kartu keluarga, dan kebutuhan administrasi kependudukan lainnya, termasuk perpanjangan dokumen dan perubahan data penduduk.
"Pelayanan kepada masyarakat itu sangat penting. Jangan sampai setelah libur, pelayanan menjadi kendor. Kita ingin memastikan masyarakat tetap mendapatkan layanan yang cepat, tepat, dan profesional," ujar Eman.
Ia juga menekankan bahwa kualitas pelayanan kepada masyarakat harus menjadi prioritas utama, khususnya pascalibur panjang. Selain itu, Eman mengingatkan seluruh ASN untuk menjaga disiplin kerja, meningkatkan etos pelayanan, dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang datang ke kantor pelayanan, termasuk dalam hal keramahan dan kecepatan layanan.
Tujuan dan Tindak Lanjut Sidak
Kepala BKPSDM Majalengka, Ikin Asikin, menambahkan bahwa kegiatan sidak ini bertujuan memantau tingkat kehadiran dan kedisiplinan pegawai pada hari pertama kerja, serta memastikan bahwa pelayanan publik tidak menurun setelah libur panjang.
"Kami ingin memastikan seluruh ASN kembali bekerja secara optimal, baik dari sisi kehadiran maupun kinerja dalam memberikan pelayanan publik," jelasnya.
Ikin menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan evaluasi dan pembinaan terhadap ASN untuk meningkatkan kualitas pelayanan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Majalengka, termasuk melalui pelatihan dan pengawasan rutin.
Baca juga: 1000 ASN di Kota Cirebon Bersarung Tenun