Diplomasi Unik KDM: Karangan Bunga Hitam jadi Sapaan Spesial untuk Jakarta di HUT ke-499
Karangan bunga hitam dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mencuri perhatian di HUT ke-499 Jakarta. Sapaan personal dengan sebutan "Kang" menunjukkan tradisi diplomasi unik antargubernur.

Momen peringatan Hari Ulang Tahun ke-499 Kota Jakarta pada Senin (22/6) diwarnai oleh sebuah tradisi yang kini mulai jarang terlihat—tukar-menukar karangan bunga ucapan antar pejabat dan instansi.
Puluhan karangan bunga berjejer di kawasan Balai Kota DKI Jakarta, menghiasi area dengan ucapan selamat dari berbagai instansi pemerintah, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), perusahaan swasta, organisasi masyarakat, hingga tokoh-tokoh publik yang ingin mengucapkan selamat untuk ibukota negara.
Karangan Bunga Hitam yang Mencuri Perhatian
Di antara hamparan karangan bunga berwarna-warni tersebut, satu perhatian terkhusus tertuju pada sebuah karangan bunga dengan dasar papan berwarna hitam dan tulisan berwarna putih. Keunikan warna ini membuat karangan bunga tersebut langsung mencuri perhatianpara pengunjung dan yang hadir.
Baca Juga: KDM Minta Wali Kota Tasikmalaya Sanksi Nakes yang Hina Pasien JKN BPJS
Papan bunga hitam itu dikirimkan oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, yang akrab dipanggil Kang Dedi Mulyadi atau KDM. Dalam tulisannya, KDM mengucapkan selamat ulang tahun untuk Kota Jakarta dengan cara yang khas dan personal.
"Selamat Ulang Tahun Kota Jakarta Ke-499, Kang Dedi Mulyadi Gubernur Jawa Bara," tulisnya.
Menggunakan sebutan "Kang" yang merupakan sapaan khas masyarakat Sunda, KDM menunjukkan kedekatan dan kehangatan dalam menyampaikan ucapan selamatnya—sebuah pendekatan yang berbeda dari kebanyakan ucapan resmi lainnya.
Baca Juga: 178 Pekerja PT Namnam Fashion Industries Cimahi Kena PHK, Dedi Mulyadi Imbau Pindah ke Industri Baru
Upacara HUT ke-499 Jakarta di Monas
Sebelumnya pada hari yang sama, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memimpin upacara peringatan HUT ke-499 Kota Jakarta di Lapangan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat.
Dalam upacara tersebut, Pramono bertindak sebagai inspektur upacara, sementara Sekretaris Daerah DKI Jakarta Uus Kuswanto bertugas sebagai Perwira Upacara. Posisi Komandan Upacara diserahkan kepada Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Keselamatan Jakarta Timur Muchtar Zakaria.
Pramono hadir dan kedeputikan oleh istrinya, Hani Pramono, yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi DKI Jakarta. Sementara Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno tampak hadir dengan mengenakan pakaian adat Betawi ujung serong berwarna hitam.
Momen Kolaborasi Menuju Lima Abad Jakarta
Dalam amanatnya, Pramono menyampaikan pidato yang menyentuh tentang perjalanan Jakarta menuju usianya yang ke-500 tahun. Ia mengajak seluruh warga untuk menjadikan peringatan ini sebagai momentum penguatan kolaborasi.
"Hari ini, di usia 499 tahun, Jakarta berada di gerbang menuju lima abad. Sebuah perjalanan yang mengajak kita menoleh sejenak kepada masa lalu, melihat sejauh mana kita telah melangkah, sekaligus menatap masa depan Jakarta dengan penuh harapan dan keyakinan," tegas Pramono.
Sejumlah data ekonomi disampaikan Pramono untuk menunjukkan perform Jakarta yang tetap stabil. Di tengah tantangan ekonomi global akibat dinamika geopolitik, Jakarta mencatat inflasi sebesar 2,45% sepanjang 2025, dengan realisasi investasi triwulan I 2026 mencapai Rp270 triliun.
Pertumbuhan ekonomi Jakarta sendiri tercatat sebesar 5,59% dengan kontribusi 16,67% terhadap perekonomian nasional—sebuah angka yang menunjukkan pentingnya Jakarta sebagai motor penggerak ekonomi Indonesia.
Tradisi Karangan Bunga dalam Diplomasi Lokal
Keberadaan karangan bunga dari KDM ini menunjukkan bahwa tradisi menyapa melalui karangan bunga masih memiliki tempat dalam komunikasi antar pejabat publik. Berbeda dengan pesan elektronik atau media sosial yang bersifat instan, karangan bunga memberikan kesan personal dan fisik yang lebih bermakna.
Karangan bunga hitam dipilih KDM—kemungkinan terinspirasi dari warna khas dalam tradisi Sunda—menjadi simbol tersendiri yang membuat ucapan selamatnya tidak mudah tertelan di antara puluhan karangan bunga lainnya.
Peringatan HUT Jakarta tahun ini juga dihadiri oleh tokoh-tokoh penting seperti Sutiyoso (Gubernur DKI Jakarta periode 1997-2007), Heru Budi Hartono (Pj. Gubernur DKI Jakarta periode 2022-2024), serta Teguh Setyabudi (Pj. Gubernur DKI Jakarta periode 2024-2025), yang menunjukkan keberlanjutan hubungan antarpemimpin dalam menjaga ibukota.
Suasana upacara juga dimeriahkan oleh berbagai pertunjukan, mulai dari atraksi baris-berbaris yang melibatkan petugas PPSU dan personel pemadam kebakaran, hingga pertunjukan seni budaya Betawi dengan gerakan pilah sampah—sebuah tema yang sejalan dengan program lingkungan hidup yang digencarkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Momen HUT ke-499 ini tidak sekadar menjadi perayaan, tetapi juga pengingat bahwa Jakarta akan memasuki era baru dalam beberapa waktu ke depan—era menjelang lima abad, sebuah pencapaian yang layak dirayakan bersama seluruh elemen masyarakat.