Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Aher Kenang Makan Malam dengan Danny Setiawan Sehari Usai Kalah Pilgub 2008

KDM · Oleh ·

Aher dan Bey Machmudin mengenang momen bersama Danny Setiawan. Aher ingat makan malam bersama sehari setelah kalah di Pilgub 2008, sementara Bey menyebut Danny dekat dengan talenta muda.

Aher Kenang Makan Malam dengan Danny Setiawan Sehari Usai Kalah Pilgub 2008

Rumah duka di Jalan Anggrek Nomor 14, Kota Bandung, ramai oleh para politisi dan birokrat yang datang melayat, Sabtu (19/9/2026). Mereka mengantar最后一程Mantan Gubernur Jawa Barat Danny Setiawan yang wafat pada usia tersebut.

Mantan Gubernur Ahmad Heryawan alias Aher menjadi salah satu tokoh yang hadir lebih awal. Dia mengenang momen paling berkesan bersama almarhum, yaitu pertemuan di malam hari setelah Pilgub Jawa Barat 2008.

"Jadi 13 pagi sampai siang pemilu, pilkada, penghitungan suara, kemudian sore Kompas menyatakan saya dalam quick count menang, kemudian malam hari saya makan bersama dengan Pak Danny Setiawan," kata Aher.

Baca Juga: Danny Setiawan, Pejabat Karier Pertama yang Puncaki Jabatan Gubernur Jawa Barat, Wafat di Usia 81 Tahun

Bagi Aher, momen itu menggambarkan hubungan yang tetap baik meski keduanya berada dalam kompetisi politik. "Banyak peristiwa dengan beliau ya, tapi peristiwa itu yang paling indah ya. Bayangkan ya habis berkompetisi kemudian begitu akurnya," katanya.

Aher menjelaskan posisinya sebagai penerus Danny Setiawan di pemerintahan. "Tidak pernah ada saya tanpa dia, tanpa ada gubernur-gubernur sebelumnya. Begitulah seorang junior menghormati para senior," katanya.

Mantan Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin juga hadir dan bercerita soal kedekatan Danny dengan talenta muda. Dia pernah mengajak almarhum ke Gedung Pakuan bersama keluarga, dan momen itu sangat berkesan bagi Danny.

Baca Juga: Eks Gubernur Jawa Barat Danny Setiawan Wafat, Disemayamkan di Rumah Duka Jalan Anggrek Bandung Sebelum Dimakamkan di Purwakarta

"Pak Danny itu banyak memberikan contoh-contoh baik bagi birokrat di Jawa Barat," kata Bey. "Beliau yang mungkin sering mencari talenta-talenta muda untuk langsung berdiskusi dengan beliau. Batasan birokrasi, beliau tidak terlalu birokratis, tidak terlalu berjenjang."

Bey menambahkan, Danny Setiawan senang mengajak pemuda berprestasi untuk berdiskusi. "Jadi beliau senang dengan talenta muda yang berprestasi hanya untuk diajak berdiskusi," katanya.

Danny Setiawan sendiri merupakan Gubernur Jawa Barat periode 2003-2008. Dia maju kembali di Pilgub 2008 melawan Aher-Dede Yusuf dan kalah dalam kompetisi tersebut.