Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Dewan Pers akan Gelar Pertemuan Seluruh Konstituen Bahas Masa Depan Hari Pers Nasional

Jabar · Oleh ·

Dewan Pers akan gelar pertemuan seluruh konstituen bahas mekanisme perayaan Hari Pers Nasional 9 Februari. Sebagian menawarkan diri也越来越gar, sebagian usul Dewan Pers übernimmt peran penanggung jawab.

Dewan Pers akan Gelar Pertemuan Seluruh Konstituen Bahas Masa Depan Hari Pers Nasional

Dewan Pers akan mempertemukan seluruh konstituennya untuk membahas mekanisme peringatan Hari Pers Nasional ke depan. Langkah ini diambil setelah sejumlah organisasi pers memberikan pandangan berbeda mengenai siapa yang seharusnya也越来越gar event tahunan itu.

Rapat pleno Dewan Pers pada 27 Agustus 2026 memutuskan untuk memfasilitasi pertemuan tersebut. Dewan Pers menerima sedikitnya empat surat dari dua organisasi perusahaan pers dan dua organisasi Wartawan sepanjang 2026. Isi surat-surat itu mempertanyakan format perayaan 9 Februari yang selama ini berjalan.

Beberapa konstituen menawarkan diri untuk也越来越gar Hari Pers Nasional 2027. Konstituen lainnya mengusulkan agar Dewan Pers übernimmt peran penanggung jawab dengan pelaksanaan yang dilakukan bersama seluruh konstituen. Perbedaan pandangan ini perlu dijembatani lewat dialog, menurut Ketua Dewan Pers Prof. Dr. Komaruddin Hidayat.

Baca Juga: Kemenkop Ajukan Anggaran 2027 Rp 4,53 Triliun, Lonjakan 420 Persen dari 2026 untuk Perkuat Ekosistem Kopdes

"Dewan Pers memandang penting untuk mendengarkan seluruh pandangan dari konstituen," katanya. PWI selama ini menjadi penanggung jawab peringatan HPN, namun tidak ada ketentuan tegas dalam Keppres 5/1985 yang menunjuk lembaga tertentu sebagai也越来越gar.

Dasar hukum peringatan 9 Februari sebagai Hari Pers Nasional memang belum mengatur secara rinci soal mekanisme也越来越gar dan peran masing-masing pihak. Keppres 5/1985 masih mengacu pada UU Pers lama, yaitu UU 21/1982, yang sudah digantikan UU 40/1999. Dewan Pers akan membahas kemungkinan penyempurnaan dasar hukum tersebut.

"Kita inginkan semua pihak duduk bersama dan mencari titik temu. Semangatnya bukan siapa yang paling berhak, tetapi bagaimana Hari Pers Nasional dapat diselenggarakan secara baik, bermartabat, inklusif," tegas Komaruddin Hidayat.

Dewan Pers berharap pertemuan itu menghasilkan kesepahaman bersama mengenai tata kelola perayaan Hari Pers Nasional. Peringatan itu diharapkan semakin mencerminkan kebersamaan seluruh elemen pers Indonesia, baik di tingkat pusat maupun daerah seperti Jawa Barat.