Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Desa Labansari Matangkan Arah Pembangunan Lewat Musrenbang T.A 2027, Tekankan Infrastruktur Berkeadilan

Jabar · Oleh Tasya Oktaviani · · Diperbarui 2 Maret 2026

Musrenbangdes 2027 Desa Labansari, Cikarang Timur, berfokus pada infrastruktur berkeadilan dan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) untuk anak sekolah. Forum partisipatif ini melibatkan berbagai stakeholder untuk merencanakan pembangunan berkelanjutan dan tepat sasaran bagi masyarakat.

Desa Labansari Matangkan Arah Pembangunan Lewat Musrenbang T.A 2027, Tekankan Infrastruktur Berkeadilan

Musrenbangdes 2027 Labansari: Fokus Infrastruktur Berkeadilan dan Program MBG untuk Anak Sekolah

Pada Kamis (22/01/2026), Pemerintah Desa Labansari, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) Tahun Anggaran 2027 di Aula Kantor Desa Labansari. Kegiatan ini mengusung tema "Infrastruktur Berkeadilan untuk Konektivitas, Pelayanan Berkualitas, dan Ekonomi Berkelanjutan" dan melibatkan berbagai stakeholder lokal untuk merencanakan pembangunan desa yang tepat sasaran.

Latar Belakang dan Tujuan Musrenbangdes 2027 Labansari

Musrenbangdes merupakan forum penting yang menjadi jembatan antara pemerintah desa dan masyarakat dalam menentukan arah pembangunan desa. Tahun ini, kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Desa Labansari, H. Amak Gozali, didampingi Sekretaris Desa Yogaswara serta jajaran Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Labansari. Hadir juga mewakili Pemerintah Kecamatan Cikarang Timur, Sekretaris Camat H. Aris Sadikin Asnawi, SE., MM, bersama unsur tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, kepala sekolah, dan aparatur desa.

Tujuan utama Musrenbangdes 2027 Labansari adalah:

Fokus Utama 1: Verifikasi dan Prioritas Infrastruktur Berkeadilan

Dalam sambutannya, Sekcam Cikarang Timur, H. Aris Sadikin Asnawi, menegaskan bahwa infrastruktur berkeadilan menjadi fokus utama dalam perencanaan pembangunan tahun ini. Ia mengakui masih terdapat sejumlah usulan pembangunan dari tahun-tahun sebelumnya yang belum terealisasi secara optimal.

"Kami menyadari masih ada usulan pembangunan yang belum sepenuhnya terwujud. Melalui Musrenbangdes ini, kita melakukan verifikasi dan penajaman skala prioritas agar pembangunan, khususnya infrastruktur, benar-benar berdampak pada peningkatan konektivitas wilayah dan kualitas pelayanan publik secara berkeadilan," ujarnya.

Upaya ini diharapkan dapat mengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah di Desa Labansari, sehingga setiap warga dapat menikmati manfaat dari infrastruktur yang dibangun, seperti jalan raya, jaringan air bersih, dan fasilitas publik lainnya.

Fokus Utama 2: Sosialisasi Program Makanan Bergizi Gratis (MBG)

Selain pembangunan infrastruktur, Musrenbangdes 2027 juga dimanfaatkan sebagai sarana sosialisasi program nasional Makanan Bergizi Gratis (MBG). Aris Sadikin menyampaikan bahwa program ini akan segera diimplementasikan dan menyasar sekolah-sekolah di wilayah Desa Labansari.

"Program MBG diharapkan mampu meningkatkan status gizi, kesehatan, serta konsentrasi belajar anak-anak sebagai investasi jangka panjang pembangunan sumber daya manusia." — H. Aris Sadikin Asnawi, SE., MM, Sekretaris Camat Cikarang Timur

Manfaat program MBG untuk masyarakat Labansari antara lain:

Partisipasi Masyarakat dalam Menentukan Arah Pembangunan

Forum Musrenbangdes 2027 berlangsung dinamis dan partisipatif. Berbagai aspirasi disampaikan oleh tokoh masyarakat, tokoh pemuda, unsur Karang Taruna, hingga aparatur desa, mencerminkan semangat kolaborasi dan keterlibatan aktif warga dalam menentukan arah pembangunan desanya.

Aspirasi yang disampaikan antara lain meliputi permintaan peningkatan infrastruktur jalan di wilayah pinggiran desa, penambahan fasilitas olahraga untuk pemuda, dan peningkatan layanan kesehatan di puskesmas desa. Semua aspirasi ini akan dipertimbangkan dalam penentuan prioritas pembangunan tahun 2027.

Komitmen Kepala Desa untuk Hasil Musrenbangdes yang Tepat Sasaran

Sementara itu, Kepala Desa Labansari, H. Amak Gozali, menegaskan komitmennya untuk menjadikan hasil Musrenbangdes sebagai landasan perencanaan pembangunan yang tepat sasaran dan berkelanjutan. Ia berharap, perencanaan yang disusun secara partisipatif ini mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi desa dan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Labansari.

"Kami akan memastikan bahwa setiap rupiah anggaran pembangunan tahun 2027 digunakan untuk proyek yang benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat. Hasil Musrenbangdes akan menjadi acuan utama kami dalam menyusun Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPD) Tahun 2027," ujar H. Amak Gozali.

Dampak Jangka Panjang dari Perencanaan Partisipatif

Perencanaan pembangunan yang partisipatif seperti yang dilakukan dalam Musrenbangdes 2027 Labansari memiliki dampak jangka panjang yang signifikan. Dengan melibatkan masyarakat dalam proses perencanaan, pemerintah desa dapat memastikan bahwa proyek pembangunan yang dibangun sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi masyarakat.

Selain itu, fokus pada infrastruktur berkeadilan dan program MBG diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi desa dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Infrastruktur yang baik akan memudahkan akses pasar bagi petani dan UMKM, sedangkan program MBG akan menciptakan generasi muda yang sehat dan cerdas sebagai pondasi pembangunan desa di masa depan.