Depok 1st Outdoor Festival Sukses Ditutup: Konser Nadhif Basalamah Tak Luntur Diguyur Hujan
Meski diguyur hujan deras, Depok 1st Outdoor Festival sukses besar dengan konser Nadhif Basalamah yang memukau. Festival ini tak hanya menyajikan musik, tetapi juga merangkul UMKM lokal dan mengusung pesan kepedulian terhadap lingkungan, menunjukkan harmoni antara hiburan dan edukasi.

Depok 1st Outdoor Festival: Semangat Tak Padam Meski Diguyur Hujan Deras
DEPOK, INDONESIA – Minggu (11/01/2026) menjadi penutup megah bagi gelaran Depok 1st Outdoor Festival. Lapangan Depok Open Space (DOS) di Jalan Margonda Raya, Kota Depok, berubah menjadi lautan manusia yang antusias, membuktikan bahwa semangat festival tak luntur bahkan di bawah guyuran hujan deras.
Festival yang diselenggarakan oleh komunitas Pecinta Alam Margonda (PAM) 54 Kota Depok ini telah berlangsung sejak Jumat hingga Minggu. Puncaknya, kehadiran penyanyi muda nan populer, Nadhif Basalamah, sukses menarik perhatian ribuan pasang mata. Teriakan riuh pecah saat nama Nadhif terpampang di layar, menandakan antusiasme yang luar biasa.
Nadhif Basalamah, pelantun hits Penjaga Hati, membawakan enam lagu andalannya, termasuk Bergema Sampai Selamanya, yang sukses membius penonton. Sejak pagi hingga siang, area DOS sudah ramai, menunjukkan bahwa cuaca tak menjadi penghalang bagi para penggemar dan pengunjung untuk hadir.
Lebih Dari Sekadar Konser: Ekosistem Kreatif dan Komunitas
Depok 1st Outdoor Festival bukan hanya tentang musik. Area festival dipenuhi pengunjung yang tak hanya ingin menyaksikan konser, tetapi juga menikmati berbagai aktivitas lain. Salah satu daya tarik adalah zona Care Free Day (CFD) yang menawarkan beragam sajian olahraga dan rekreasi.
Tak ketinggalan, kehadiran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal turut memeriahkan suasana. Mereka membuka gerai-gerai yang menawarkan produk-produk unik dan kuliner khas, memberikan nilai tambah bagi pengalaman festival secara keseluruhan. Ini menunjukkan dukungan kuat terhadap ekonomi kreatif lokal dan pemberdayaan komunitas.
Sebelum Nadhif Basalamah naik panggung, penonton sudah dipanaskan oleh penampilan energik dari band-band pembuka seperti Kotak, Batas Senja, dan Parade Hujan. Pencahayaan panggung yang spektakuler berpadu dengan sorakan penonton, menciptakan atmosfer yang mendebarkan dan penuh energi.
Nadhif Basalamah: Mengukir Kenangan di Tengah Guyuran Hujan
Tepat saat intro musik mengalun, Nadhif Basalamah muncul ke atas panggung. Tanpa aba-aba, ribuan penonton ikut bernyanyi bersama, menciptakan koor massal yang membuat suasana semakin meriah. Momen ini menjadi bukti koneksi kuat antara Nadhif dan para penggemarnya di Depok.
“Aku happy banget bisa tampil di Depok lagi setelah sekian lama. Tadi hujan-hujanan sama warga Depok pagi-pagi, semoga bisa kembali lagi,” ungkap Nadhif di tengah penampilannya. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Walikota Depok Supian Suri dan Cing Ikah, serta seluruh warga Depok atas sambutan hangat. Nadhif mengajak penonton untuk menciptakan kenangan indah bersama di bawah guyuran hujan, “Kita bikin memori yang bagus sambil hujan-hujanan bersama. Pokoknya keren warga Depok.”
Komitmen Terhadap Alam dan Keberlanjutan Lingkungan
Ringgi Prianto, Ketua Umum PAM 54 Kota Depok, didampingi Pendiri PAM 54, Opan Irwanto, menyatakan rasa syukurnya atas kelancaran dan kesuksesan acara. “Selama tiga hari ini beberapa rangkaian acara berjalan dengan baik, pengunjung ramai terus,” ujar Ringgi.
Ringgi menjelaskan bahwa festival ini merupakan wujud kepedulian PAM 54 terhadap alam dan lingkungan, didukung penuh oleh pemerintah. “Acara ini memadukan unsur lingkungan alam dalam narasi talkshow, menampilkan stand dari berbagai pecinta gunung yang menunjukkan bagaimana alam memberi manfaat bagi kehidupan,” jelasnya. Ini juga merupakan bentuk komitmen PAM 54 dalam mendukung lingkungan yang nyaman dan bersih, serta meningkatkan kesadaran publik akan pentingnya pelestarian alam.
Depok 1st Outdoor Festival membuktikan bahwa dengan semangat komunitas dan dukungan dari berbagai pihak, sebuah acara dapat sukses besar, bahkan di tengah tantangan cuaca, sekaligus membawa pesan penting tentang kepedulian terhadap lingkungan dan pengembangan potensi lokal.