Dampak Scrolling HP Sebelum Tidur bagi Ibu Hamil dan Janin
Dokter spesialis kebidanan mengungkap dampak scrolling HP sebelum tidur bagi ibu hamil dan janin, serta memberikan tips menjaga kualitas tidur selama kehamilan.

Banyak ibu hamil yang memilih untuk scrolling media sosial, menonton video, atau membaca berita melalui HP sebelum tidur sebagai cara untuk melepas penat setelah seharian beraktivitas. Namun, kebiasaan ini ternyata memiliki dampak yang tidak sepele bagi kesehatan mereka dan janin yang dikandung, menurut pendapat dokter spesialis kebidanan dan kandungan serta penelitian yang ada.
Sumber: Lee Charlie/Shutterstock
Dampak Scrolling HP pada Kesehatan Ibu Hamil
Menurut dr. Dinda Derdameisya, Sp.OG yang praktik di Brawijaya Hospitals Antasari, menggunakan HP sebelum tidur malam dapat mengganggu irama sirkadian atau siklus tidur-bangun tubuh ibu hamil.
"Yang harusnya hormon kortisol (hormon stres) turun, kemudian naik hormon melatonin (hormon yang membantu tubuh merasa mengantuk). Tetapi, karena ibu hamil masih tetap scrolling HP, maka hormon kortisolnya akan terus tinggi," ujar dr. Dinda.
Selain itu, cahaya biru yang dipancarkan perangkat HP juga dapat menekan produksi melatonin, sehingga membuat tubuh lebih sulit merasa mengantuk dan memperlambat proses masuk tidur. Ketika hormon stres tetap tinggi, ibu hamil akan mengalami beberapa gejala yang tidak nyaman, seperti mudah lelah, mood berubah-ubah, dan sulit masuk ke fase tidur yang nyenyak. Hal ini menyebabkan waktu tidur menjadi terganggu tanpa disadari, serta kualitas istirahat pun menurun drastis. Selain itu, peningkatan hormon stres juga dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi pada ibu hamil, yang merupakan kondisi berisiko bagi kedua ibu dan janin.
Dampak Terhadap Pertumbuhan Janin
Kurang tidur selama kehamilan tidak boleh dianggap sepele, karena dapat mengganggu pertumbuhan janin di dalam kandungan. Ketika waktu dan kualitas tidur berkurang, aliran darah ke plasenta akan terganggu, sehingga suplai oksigen dan nutrisi penting lainnya bagi janin juga berkurang. Plasenta berperan penting dalam mengirimkan oksigen dan nutrisi dari ibu ke janin, sehingga gangguan aliran darah ke plasenta dapat mengganggu pertumbuhan janin secara keseluruhan. Beberapa studi ilmiah juga telah mengaitkan kurang tidur selama kehamilan dengan beberapa komplikasi serius, seperti:
- Berat badan lahir rendah
- Kelahiran prematur
- Gangguan perkembangan sistem saraf janin
Tips Menjaga Kualitas Tidur Selama Kehamilan
Untuk mencegah masalah kesehatan ibu hamil dan janin, dr. Dinda memberikan beberapa tips sederhana yang dapat diikuti:
- Batasi penggunaan HP setidaknya 30-60 menit sebelum waktu tidur
- Matikan HP satu jam sebelum tidur dan jauhkan dari kasur, sehingga tidak tergoda untuk kembali scrolling
- Lakukan aktivitas relaksasi lain sebelum tidur, seperti membaca buku cetak atau mendengar musik lembut
dr. Dinda juga menekankan bahwa tidur yang cukup merupakan investasi penting bagi tumbuh kembang janin di dalam kandungan. Oleh karena itu, ibu hamil disarankan untuk mulai mengurangi aktivitas bermain HP sebelum tidur dan memprioritaskan istirahat yang cukup setiap malam.