Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Damkar Kuningan Lepas Tiga Komponen Motor dari Jari ODGJ Asal Brebes

Jabar · Oleh ·

Damkar Kuningan berhasil melepas dua cincin laher roda dan satu karet ball joint dari jari seorang ODGJ asal Brebes setelah proses pemotongan selama satu jam.

Damkar Kuningan Lepas Tiga Komponen Motor dari Jari ODGJ Asal Brebes

Jari manis dan telunjuk tangan kiri seorang pria bergelimang bengkak. Kedua anggota gerak itu terjepit cincin laher roda berwarna silver. Telunjuk tangan kanannya tidak luput. Karet ball joint melilit jari itu hingga kulitnya mengelupas dan berdarah. Kondisi itu yang ditemukan petugas saat pria tersebut ditemukan di depan gerbang Kantor Setda Kabupaten Kuningan, Selasa pagi.

Pria tersebut merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Ia diketahui berasal dari Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Tanpa identitas jelas dan kemampuan komunikasi terbatas, ia bertahan dengan benda asing di jari-jarinya dalam waktu yang belum bisa ditentukan. Anggota Satpol PP Kuningan, Yoyon Suryono, mendapati kondisi itu sekitar pukul 09.00 WIB.

Andri Arga Kusuma, Kepala UPT Damkar Kuningan, mengatakan Yoyon segera membawa pria tersebut ke markas Damkar setelah melihat luka yang sudah parah. "Dikhawatirkan akan bertambah parah, maka pelapor menghubungi Pemadam Kebakaran Satuan Polisi Pamong Praja untuk meminta mengevakuasinya," tutur Arga.

Baca Juga: 17 Tim RT-RW Desa Sukaluyu Adu Bakat di Kades Cup Ke-3 untuk Bibit Sepak Bola Muda

Tiga personel Damkar dikerahkan untuk membebaskan jari-jari tersebut. Alat pemotong khusus diperlukan untuk memotong bahan logam dan karet yang membandel. Proses ini tidak bisa buru-buru karena dua faktor. Pertama, bahan yang tebal. Kedua, luka pada jari korban sudah cukup dalam sehingga risiko infeksi mengintai.

"Dikatakan Arga, ketiga komponen motor itu terdiri dari dua as laher roda dan satu karet bal joint. "Dikunjungi orangnya kalau diajak ngobrol nyambung dan waktu dilepas cincinnya dia diam tidak berontak," lanjut Arga.

Pria itu sendiri bersikap tenang selama proses evakuasi. Petugas memanfaatkan kondisi itu dengan berbicara pelan sambil bekerja secara presisi. Satu jam berlalu sebelum seluruh onderdil berhasil dilepaskan. Pukul 10.36 WIB, jari-jarinya terbebas.

Baca Juga: Pemuda Karawang Diminta Bangun Solidaritas Lewat Aksi Nyata di Lingkungan Terdekat

Tim Damkar Kuningan kemudian membersihkan luka pada jari pria tersebut sebelum menyerahkan sepenuhnya kepada dinas kesehatan atau instansi terkait untuk perawatan lebih lanjut. Arga menegaskan bahwa bantuan itu diberikan tanpa memandang latar belakang siapa pun.

Evakuasi ini bukan yang pertama ditangani Damkar Kuningan untuk kasus serupa. Beberapa kali, petugas setempat memang menghadapi kasus di mana ODGJ memerlukan pertolongan khusus. "Sering sih nggak, tapi suka ada ODGJ yang datang," kata Arga.

Baznas Kabupaten Kuningan tercatat konsisten mendorong kemandirian ODGJ di wilayahnya. Lewat program usaha batik ciprat, lembaga itu melibatkan ODGJ dalam aktivitas produktif sebagai bentuk pemulihan. Langkah itu bermuara pada satu tujuan yang sama dengan evakuasi kali ini: memastikan ODGJ tidak dibiarkan tanpa perawatan.