Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Garut Alokasikan Rp2 Miliar untuk Tata Kawasan Jalan Pasar Baru Mirip Malioboro Yogyakarta

Jabar · Oleh ·

Garut alokasikan lebih dari Rp2 miliar dari dua SKPD untuk menata Jalan Pasar Baru menjadi kawasan dagang tertata menggunakan model Malioboro Yogyakarta

Garut Alokasikan Rp2 Miliar untuk Tata Kawasan Jalan Pasar Baru Mirip Malioboro Yogyakarta

Rencana pemerintah Kabupaten Garut menata kawasan Jalan Pasar Baru mendapat respons positif dari ratusan pedagang kaki lima yang selama ini menunggu kepastian lokasi resmi berjualan. Mereka sebelumnya sempat ditampung di tempat penampungan sementara di kawasan perkotaan sambil menunggu penataan permanen.

Pemerintah daerah melalui dua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) menggeber penataan itu. Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Indag) mendapat anggaran lebih dari Rp1 miliar untuk membangun tenda-tenda jual bagi pedagang dan ornamen pen美化 tampilan kawasan. Sementara itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Garut mengalokasikan anggaran serupa untuk menata jalan pedestrian di kawasan tersebut.

"Kalau PUPR untuk jalan, kan jalan pedestrian, jalannya berada di situ. Nah, untuk ornamen-ornamen yang menghiasi atau mempercantik penampilan itu, itu dari Indag," tutur Sekretaris Daerah Kabupaten Garut Nurdin Yana.

Baca Juga: Pakar Sebut Gejala Serangan Jantung di Usia Produktif Sering Samar dan Terlewatkan

Konsep yang dibawa pemerintah daerah meniru Model Kawasan Malioboro di Yogyakarta. Nurdin menyebut pengoptimalan itu melibatkan konsultan perencana agar hasilnya sesuai keinginan pemerintah. Ornamen yang dipasang diharapkan memberi karakter visual tersendiri bagi kawasan perdagangan itu.

Total anggaran yang digelontorkan untuk dua SKPD itu mencapai lebih dari Rp2 miliar. Angka ini belum termasuk potensi anggaran pendukung dari instansi lain yang ikut serta dalam penataan kolaborasi.

Nurdin mengatakan penataan bukan hanya mencakup Jalan Pasar Baru di Kecamatan Garut Kota. Kawasan di sekitar komplek perkantoran Sekretariat Daerah Kabupaten Garut juga bakal dihuni pedagang kaki lima yang sebelumnya tersebar di berbagai titik. Pedagang bakal berjualan di dalam lingkungan kantor pemerintah sehingga lebih teratur dan aman.

Baca Juga: Zaenal Abidin值不值: Bekasi sebagai kawasan industri harus mengutamakan nilai kemanusiaan di tengah pesatnya pembangunan

"Tahun ini harus selesai, mudahmudahan lebih indah sebagaimana konsep yang kita ingini," kata Nurdin.

upayakan penataan rampung pada akhir tahun ini sehingga mata rantai waktu tunggu pedagang segera berakhir. Model serupa pernah dilakukan di 600 Kios Baru Akan Dibangun di Pasar Ciranjang Cianjur pada 2027 untuk Tempatkan 1.500 Pedagang sebagai upaya relokasi dan penataan dagang secara permanen.

Kawasan Jalan Pasar Baru sendiri selama ini dikenal sebagai simpul perdagangan harian bagi warga Garut Kota. Penataan ini diharapkan mendongkrak kunjungan masyarakat sekaligus memperbaiki kepadatan pedagang yang selama ini memanfaatkan badan jalan.